SuaraJogja.id - Pasar Godean bakal dilengkapi foodcourt di lantai tiga. Pengunjung pun bakal disuguhkan dengan pemandangan alam perbukitan Menoreh saat berada di sana.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman, Mae Rusmi Suryaningsih.
Menurut dia, penambahan foodcourt itu sebagai salah satu rencana jangka panjang di Pasar Godean.
Mae bilang lokasi foodcourt itu akan memanfaatkan sisi barat lantai 3 di Pasar Godean. Pemilihan area itu bukan tanpa alasan, sebab ada lanskap pemandangan perbukitan Menoreh dan Godean yang dapat dinikmati.
Namun Mae bilang penataan untuk foodcourt itu akan dilakukan setelah semua pembangunan dan pemindahan pedagang selesai dilakukan.
"Nanti setelah selesai, lantai 3 yang menghadap ke barat, setelah pedagang semua selesai, sudah tidak ada masalah, baru nanti pelan-pelan itu untuk foodcourt," kata Mae, Senin (18/8/2025).
Disampaikan Mae, secara garis besar sudah ada beberapa zona untuk penataan di Pasar Godean.
Mulai dari lantai satu digunakan untuk kelompok pakaian, lantai dua untuk makanan, dan lantai tiga digunakan untuk semacam gudang dan rencana foodcourt.
Sejumlah pedagang yang kurang aktif akan ditempatkan di lantai tiga tersebut.
Baca Juga: Akhirnya Pasar Godean Siap Dibuka Oktober Ini: Pedagang Bisa Kembali Jualan!
Terkait komoditas, ia menyebut ada 11 komoditas yang berada di Pasar Godean. Komunikasi antar perwakilan komoditas pun telah dilakukan sebagai sosialisasi awal.
"Jadi sekarang proses komunikasi dengan pedagang sudah selesai, kemarin kita undang perwakilan dari 11 komoditas, sudah berembug, kita tanyakan mereka ada di zonasi mana, dan lantai berapa itu sudah disepakati," ucapnya.
Mae menyatakan komitmennya membantu pedagang agar lapak mereka tidak sepi penjual.
Disperindag telah mengalokasikan anggaran promosi dan hiburan yang lain untuk menarik pengunjung.
"Jadi kemarin sudah komunikasi dengan [Dinas] Kebudayaan, nanti ada rame-rame di sana, kemudian anggaran untuk promosi, tetap ada alokasi promosi. Mudah-mudahan ramai," tandasnya.
Rencananya para pedagang sudah bisa kembali berjualan di bangunan baru itu pada pertengahan Oktober nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Geruduk DPRD, BEM DIY Tagih UU Perampasan Aset Agar Tak Jadi Dokumen yang Terparkir di DPR
-
Waspadai Pelajar Terseret Aksi Demo, Disdikpora DIY Perketat Pengawasan Sekolah
-
Komitmen Perkuat Koperasi dan UMKM, Dirut BRI Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi
-
BRI Perkuat Ekonomi Desa BRILiaN Balbar di Sofifi Maluku Utara dan UMKM Lewat Semarak Merah Putih
-
SDI Dukung Tuntutan AMPB soal RUU Perampasan Aset, Tapi Ingatkan Risiko Penyusupan