- PT SWID bersinergi dengan RS JIH Yogyakarta untuk menyediakan layanan kesehatan premium bagi penghuni Kawasan Mataram City.
- Kerja sama ini diresmikan pada Kamis (26/2/2026) di Alana Hotel, melibatkan pimpinan kedua institusi tersebut.
- Penghuni apartemen akan mendapatkan diskon layanan medis, akses prioritas, dan edukasi kesehatan rutin dari RS JIH.
SuaraJogja.id - PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID) membawa standar baru dalam fasilitas hunian terintegrasi dengan menjalin sinergi strategis bersama RS JIH Yogyakarta (JIH).
Kolaborasi ini secara khusus dirancang untuk menghadirkan layanan kesehatan premium yang eksklusif bagi para pemilik beserta keluarga di unit apartemen Kawasan Mataram City Yogyakarta.
Langkah konkret ini diresmikan melalui penandatanganan kerja sama yang digelar di The Alana Yogyakarta Hotel and Convention Center pada Kamis (26/2/2026).
Dalam seremoni tersebut, Direktur Utama SWID, Bogat Agus Riyono dan Direktur Operasional dan Keuangan JIH, Harold Cahyo Widiyoko mewakili institusi masing-masing.
"Momen ini menandai komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas hidup penghuni melalui akses kesehatan berkualitas tinggi," ujar Bogat.
Melalui kemitraan ini, para pemilik unit apartemen di Mataram City akan menikmati serangkaian fasilitas kesehatan istimewa, di antaranya.
Potongan biaya 10% untuk layanan rawat inap. lalu Potongan biaya 10% untuk Medical Check-Up (MCU).
Ada lagi potongan biaya 5% untuk layanan rawat jalan. Serta akses prioritas untuk emergency call, Instalasi Gawat Darurat (IGD), serta layanan home service.
Selain itu, RS JIH Yogyakarta juga akan secara berkala mengadakan program edukasi dan sosialisasi kesehatan bagi penghuni sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat.
Baca Juga: Satpam Ini Berusaha Bantu Penghuni Apartemen yang Diduga Alami KDRT, Aksinya Malah Kena Hujatan
Senior Executive Vice President SWID, Pratami Harijanti menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari strategi perseroan untuk meningkatkan Quality of Life dan nilai investasi para pemilik unit.
"Kami tidak hanya menjual unit apartemen, tetapi sebuah gaya hidup yang nyaman dan terjamin fasilitasnya," ujar Pratami Harijanti.
"Dengan menggandeng RS JIH yang memiliki reputasi medis luar biasa, kami memberikan nilai investasi yang lebih tinggi bagi pemilik dan penghuni properti di Mataram City Jogja," tambahnya.
Pihak RS JIH Yogyakarta pun menyambut hangat kolaborasi strategis ini. Kedekatan lokasi dan kesamaan visi untuk memberikan pelayanan premium menjadi fondasi kuat dari kerja sama tersebut.
"Kami siap menghadirkan standar pelayanan kesehatan modern bagi ekosistem Saraswanti Group di Yogyakarta. Kedekatan lokasi dan kesamaan visi dan misi dalam memberikan pelayanan premium membuat kolaborasi ini menjadi sangat strategis bagi masyarakat Yogyakarta," tutur Harold Cahyo Widiyoko.
Berita Terkait
-
Pemkab Sleman Komitmen Bantu Selesaikan SHM Apartemen Malioboro City
-
Gondol Motor di Sebuah Apartemen Sleman, Pemuda Asal Riau Dicokok Polisi
-
Tak Ingin Terseret Masalah Hukum TKD di Tempat Tinggalnya, Pengguna Apartemen Malioboro City Minta Kejelasan
-
Malioboro Park View Mangkrak Enam Tahun, Sebanyak 371 Konsumen Sempat Terancam Kehilangan Apartemen
-
Berkas Penyuap Haryadi Suyuti Diserahkan KPK ke Tipikor
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat
-
Blackout Sumatera, Dampak Rapuhnya Sistem Cadangan Listrik, Pakar Sebut Redundansi Semu
-
Sapi Jumbo 1,1 Ton Bertulis TIW Dikirim Ke Masjid Komplek Amien Rais di Sleman