SuaraJogja.id - Badan pengelola bulu tangkis dunia (BWF) membatalkan semua turnamen yang rencananya diadakan di Rusia dan Belarus menyusul invasi Rusia ke Ukraina, kata badan dunia ini seperti dikutip Reuters, Senin.
Bendera kebangsaan Rusia dan Belarus dilarang dikibarkan dan demikian pula dengan lagu kebangsaan kedua negara tak boleh diperdengarkan dalam semua turnamen BWF. Tidak ada turnamen bulu tangkis lain yang akan digelar Rusia atau Belarus hingga pemberitahuan lebih lanjut.
"BWF akan terus memantau situasi dengan cermat dan secara proaktif berkonsultasi dengan mitra-mitra gerakan olahraga internasional kami guna membahas opsi lain yang berpotensi memperkuat tindakan terhadap pemerintah Rusia dan Belarus," kata BWF.
BWF mengatakan mereka sepenuhnya mendukung Komite Olimpiade Internasional (IOC) yang mendesak federasi-federasi olahraga dunia agar memindahkan atau membatalkan acara olahraga yang sudah dijadwalkan digelar di Rusia atau Belarus.
"BWF sepenuhnya bersolidaritas dengan seluruh gerakan olahraga internasional dalam menyerukan semua pihak menghentikan tindakan kekerasan dan memulihkan perdamaian," tambah badan bulutangkis dunia itu.
Kementerian Kesehatan Ukraina mengatakan Minggu bahwa 352 warga sipil, termasuk 14 anak-anak, tewas sejak invasi Rusia ke negara itu pekan lalu. Belarus menjadi wilayah utama invasi dilancarkan Rusia.
Rusia menyebut tindakannya di Ukraina sebagai "operasi khusus".
Badan sepak bola FIFA mengatakan Minggu bahwa tak ada pertandingan sepak bola internasional yang dimainkan di Rusia dan bendera serta lagu kebangsaan negara ini terlarang dalam pertandingan tim mana pun di luar negeri.
Baca Juga: Viral Miss Ukraina 2015 Anastasia Lenna Angkat Senjata Akan Tembak Tentara Rusia
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
Terkini
-
Konsumsi Ayam dan Telur RI Masih Terendah di ASEAN, Ini Penyebab Utama Peternak Menjerit
-
Inklusi Keuangan DIY Capai 98,74 Persen, OJK Waspadai Gap Literasi Masyarakat
-
Sultan HB X Pertanyakan Mekanisme Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih
-
'Beautiful Pain' Tayang di Jogja, Kisah Perjuangan Single Mother Sukses Bikin Penonton Tersentuh
-
66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh