SuaraJogja.id - Sebanyak 20.000 turis Ukraina terdampar di sejumlah resor Mesir. Pejabat Kedutaan Besar Ukraina di Kairo pun, Kamis (3/3/2022), mengatakan, saat ini sedang diatur rencana untuk membantu mereka terbang kembali ke Eropa.
Pejabat itu menambahkan bahwa banyak di antara mereka yang siap menuju Ukraina untuk melawan pasukan Rusia.
Wisatawan yang diperkirakan berjumlah 17.500 hingga 20.000 orang sebagian besar berada di resor Laut Merah Mesir, Sharm el-Sheikh dan Hurghada, dan beberapa yang berada jauh di Selatan di Marsa Allam.
Beberapa telah terbang atas kemauan mereka sendiri, tetapi kedutaan tengah bekerja dengan otoritas Mesir dan perusahaan pariwisata untuk mengatur kepulangan ke negara-negara tetangga Ukraina, kata Wakil Kepala Kedutaan Yevhen Zhupeyev.
“Banyak dari mereka menelepon, bersedia untuk kembali dan meminta untuk mengembalikan mereka agar bisa melawan tentara Rusia,” kata Zhupeyev.
Dia menambahkan kedutaan hanya mengatur kepulangan ke negara-negara ketiga.
Mesir mengizinkan warga Ukraina untuk tinggal di hotel-hotel bintang tiga secara cuma-cuma selama yang mereka butuhkan, kata Shupeyev.
Mesir memiliki hubungan erat dengan Rusia tetapi memilih untuk mengutuk Rusia dalam Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa.
“Kami mengharapkan negara-negara Eropa untuk memberikan kami lampu hijau untuk menerima mereka,…para sekutu kami di sana agar menemukan bandara yang dapat menerima warga Ukraina dari Mesir,” katanya. [ANTARA]
Baca Juga: 80 WNI dari Ukraina Tiba di Indonesia, Disambut Menlu Retno Marsudi
Berita Terkait
-
80 WNI dari Ukraina Tiba di Indonesia, Disambut Menlu Retno Marsudi
-
Invasi Rusia ke Ukraina Bikin Presiden UFC Pusing
-
Bukan Cuma Chelsea, Roman Abramovich Jual Rumah Mewahnya di London
-
Malangnya Nasib Wasit Sepak Bola Wanita Ukraina, Rumahnya Dijarah Tentara Rusia yang Kelaparan
-
7 Daftar Negara Pendukung Rusia dalam Menginvasi Ukraina, Ada yang Dulu Pernah Jadi Musuh dan Terlibat Perang
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Pasien Rumah Sakit di Bantul Ditangkap Polisi Usai Lecehkan Perawat
-
Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi
-
Bukan Aksi Sepihak, Forum Kebangsaan DIY Klaim Penurunan Foto Gibran Dipelopori Anggota Dewan
-
Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara
-
Tukang Cukur hingga Warteg Kena Pajak, Sultan Sebut Seperti Zaman VOC