SuaraJogja.id - Publik angkat topi setelah tahu aktivis kesehatan Tirta Mandira Hudhi aias dr Titra sukses menuntaskan kegiatan gowes seorang diri alias solo ride dari Jogja ke Jakarta. Meski mengalami cedera di kaki setelahnya, dr Tirta rupanya tak kapok dan akan kembali bersepeda dari Jakarta ke Jogja.
Lewat cuitan pada Minggu (13/3/2022), dr Tirta mengungkapkan rencananya tersebut. Ia berkicau, "Jakarta-Jogja, berangkat gowes Rabu pagi dari Fatmawati."
Namun, kali ini ia tidak akan melakukannya sendirian lagi, tetapi bersama rombongan beranggotakan lima orang, disertai satu mobil evakuasi.
"Kali ini #funride gowes max sampe jam 18.00, karena ada 1 temen kami yang enggak bagus pandangan matanya kalau malem
Jalur kami: nyoba full pantura," tutup dr Tirta lewat akun Twitter @tirta_cipeng.
Di kicauan selanjutnya, dr Tirta membagikan foto kondisi dirinya berdiri dengan lutut diperban dan tangan yang bertopang pada tongkat.
Dokter lulusan UGM ini mengakui kondisi badannya mengalami cedera setelah gowes Jogja-Jakarta. Kendati begitu, ia menyatakan tak kapok dan justru akan mengikuti program latihan beban.
"Terpantau peyok bosku, foto kemarin malem.
Kapok? Yo enggak.
Malah harus program latian beban sekarang agar massa otot bertambah juga," tulis dr Tirta.
Sebelumnya, dalam unggahan di Instagram pada Minggu (13/3/2022), dr Tirta menyampaikan ringkasan singkat perjalanannya bersepeda sendiri dari Jogja ke Jakarta.
Menurut keterangan yang ia sampaikan, dirinya menghabiskan waktu selama 48 jam perjalanan dengan jarak 564 km. Selama 48 jam itu, durasi gowes yang ia lakoni mencapai 23 jam 23 menit, sedangkan sisa waktu dari 48 jam tadi digunakan untuk kegiatan lainnya selama perjalanan, termasuk istirahat.
Baca Juga: Selama 2 Hari, dr Tirta Tuntas Gowes 23 Jam Sendirian dari Jogja ke Jakarta
"Sisa 26 jam: nuntun di jalan rusak, neduh ketika hujan, rehat, powernap, makan, cuci sepeda sendiri, bikecheck," terang @dr.tirta.
Ia juga menyebutkan sejumlah musibah yang ia alami dalam perjalanan bersepeda Jogja-Jakarta, antara lain jatuh di Cikarang sampai salto dan terlempar.
Selain itu, dr Tirta juga mengungkapkan sejumlah cedera yang ia alami selama bersepeda sejauh 500 kilometer lebih seorang diri.
"Cedera ligamen lutut bagian kiri
Telapak kaki 2-2 bengkak
Luka-luka karena jatuh salto di cikarang
Alhamdulillah tidak ada ban bocor," ungkapnya di Twitter, Minggu.
Berita Terkait
-
Selama 2 Hari, dr Tirta Tuntas Gowes 23 Jam Sendirian dari Jogja ke Jakarta
-
5 Manfaat Bersepeda bagi Ibu Hamil, Yuk Lakukan!
-
Orangtua Wajib Paham, Ini 5 Manfaat Melatih Anak Bersepeda
-
Perempuan Ini Nekat Gowes Melintasi Kawasan Banjir Tuai Perdebatan Warganet
-
Dr Tirta Unggah Foto Pelaku Percobaan Jambret Pesepeda di Senayan, Polisi Turun Tangan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
6 Fakta Insiden Penganiayaan di Jalan Godean Sleman yang Viral di Media Sosial
-
10 Persen Jalan di DIY Rusak Parah Jelang Lebaran, Polisi Ungkap Titik Paling Berbahaya!
-
Jadwal Imsakiyah di Jogja pada 27 Februari 2026, Lengkap dengan Waktu Salat
-
BRI Raup Laba Rp57,132 Triliun, Perkuat Peran Dukung Program Prioritas Pemerintah
-
DIY Darurat Kekerasan Seksual di Sekolah: DPRD Usul Perda Komprehensif, Lindungi Siswa dan Guru!