Yati Surachman [Instagram/yatiesurachmanreal]
Di samping itu, Yati Surachman mengatakan bahwa kenyataan menjadi anak pertama bukan pilihannya, melainkan Tuhan yang memutuskan.
Dalam hal tersebut, ia merasa bahwa menjadi anak pertama adalah bentuk tanggung jawabnya dari Tuhan untuk membantu keluarga serta adik-adiknya bersekolah.
“Seperti dibuang akunya, tapi kadang-kadang aku ngumpet ngirim duitnya. Ibaratnya jalan sendiri. Enggak mungkin aku membiarkan adik-adikku. Aku jadi anak pertama di dalam lingkungan keluarga itu kan bukan kemauanku pribadi, tapi kemauan Tuhan.”
“Jadi aku merasa ini PR nih dari Tuhan. Jadi itu yang aku lakukan, aku cuma ingin adikku paling tidak SMA kelar. Nah kalau kehidupan ke depannya itu rezeki masing-masing,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pindah Agama ke Kristen, Yati Surachman Mengaku Masih Salat 5 Waktu
-
Pindah Agama, Yati Surachman Dihujat hingga Masuk 'Blacklist' Penggemar
-
Tak Jujur Peluk Kristen, Yati Surachman Dipisahkan dengan Suami oleh Keluarga
-
Yati Surachman Dihujat Karena Pindah Agama, Sampai Fans Tak Mau Nonton Aktingnya Lagi
-
Yati Surachman Salat dalam Keadaan Iman Kristen demi Bohongi Keluarga
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
Terkini
-
Persulit Usulan Gelar Pahlawan HB II, Trah Sultan Gugat UU Gelar dan Tanda Jasa ke MK
-
Kenaikan Harga Pertamax Picu Efek Domino, Akademisi Desak Pemerintah Evaluasi Subsidi BBM
-
Baru 58 SPPG di Sleman Kantongi SLHS, 35 Dapur MBG Berhenti Sementara
-
Digeruduk Masa Akibat Pelayanan Lambat, Pemkab dan BPN Sleman Sepakati Evaluasi Besar
-
Penyelenggara Event di Jogja Ketar-ketir,Imbas Rupiah Melemah dan BBM Naik