SuaraJogja.id - Kasus baru Covid-19 di Kota Jogja dilaporkan mengalami penurunan tiap harinya. Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi berharap masyarakat tetap waspada dan mempertahankan tren penurunan kasus Covid-19 hingga Ramadan.
"Sekarang ini kasus Covid-19 sudah mulai turun sebenarnya sejak akhir Februari sampai Maret ini. Jadi saat aktivitas Ramadan nanti harapannya lebih khusyuk lagi bagi warga yang melaksanakan ibadah baik tarawih dan puasa," kata Heroe ditemui di Balai Kota Yogyakarta, Rabu (16/3/2022).
Keterisian selter isolasi pasien Covid-19 juga makin berkurang, begitu pula BOR di rumah sakit.
"Terisi hanya sekitar 40 persen saja. Dan kebanyakan di selter ini warga luar kota yang berwisata di Jogja," kata dia.
Angka kematian, kata Heroe juga turun. Per hari tidak sampai lebih dari 10 orang.
"Nah ini yang perlu ditekankan, bahwa seluruh takmir dan warga ciptakan prokes yang ketat di masjid-masjid. Terutama penggunaan masker dan fasilitas cuci tangan, sehingga saat Ramadan itu kasus turun drastis," kata dia.
Heroe berharap ketika perayaan solat idul fitri mendatang pihaknya mampu mengendalikan kasus Covid-19 di Jogja.
"Harapannya saat solat id nanti bisa terlaksana dan tetap menjaga prokes," kata dia.
Penambahan kasus baru Covid-19 pada Rabu (16/3/2022) ini tercatat 110 orang. Sebelumnya, Selasa (15/3/2022) kasus baru dilaporkan sebanyak 135 pasien.
Baca Juga: Stok Minyak Goreng di Garut Bisa Aman Sampai Lebaran, Ini Syaratnya
Kasus aktif di Jogja turun menjadi 1.420 orang. Angka kesembuhan terhitung sebanyak 299 orang. Sementara angka kematian hari ini, nihil.
Berita Terkait
-
Stok Minyak Goreng di Garut Bisa Aman Sampai Lebaran, Ini Syaratnya
-
Jelang Ramadan, Polda Sumut Gelar Operasi Penyakit Masyarakat
-
Jelang Ramadan Minyak Goreng Kemasan di Kota Bogor Langka, Bima Arya Ungkap Penyebabnya
-
Menyongsong Ramadan 1443 H, Dompet Dhuafa Targetkan 10 Juta Penerima Manfaat di Seluruh Indonesia
-
Ada Bahan Pokok yang Harganya Naik Lebih dari 100 Persen, Pemkab Tasikmalaya Bakal Lakukan Ini
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Donny Warmerdam Dipastikan Masuk DSP PSIM Yogyakarta saat Hadapi Bali United
-
Warga Jogja War Penukaran Uang Baru, Rela Antre Online demi THR Lebaran
-
Diskresi atau Pidana? Saksi Ahli Buka Fakta Baru di Kasus Hibah Pariwisata Sleman
-
Waspada Link Undangan Palsu, APK Berbahaya Curi OTP dan Data
-
Singgung Prabowo Trah Sultan HB II, Tuntut Pengembalian Aset Jarahan Geger Sepehi 1812 dari Inggris