SuaraJogja.id - Daerah di sekitar Kiev dan kota Chernihiv di utara dilaporkan ditembaki roket oleh pasukan Rusia pada Rabu, meskipun Moskow telah berjanji untuk mengurangi operasi militernya di Ukraina.
Wakil Wali Kota Mykola Povoroznyk mengatakan Kiev sendiri tidak diserang tadi malam.
"Semalam relatif tenang, ada suara sirene dan tembakan dari pertempuran di daerah sekitar kota, tapi tak ada serangan roket ke kota itu sendiri," kata dia.
Gubernur wilayah Chernihiv Viacheslav Chaus mengatakan dia melihat tak ada penurunan intensitas serangan Rusia.
"Apakah kami percaya dengan itu (janji Rusia untuk mengurangi aktivitas militer)? Tentu saja tidak," kata Chaus di Telegram.
"'Pengurangan aktivitas' di wilayah Chernihiv ditunjukkan oleh musuh dengan serangan di (kota) Nizhyn, termasuk serangan udara, dan sepanjang malam mereka menghantam (kota) Chernihiv."
Serhiy Hamaliy, Gubernur Khmelnitskyi, mengatakan pasukan Rusia telah menggempur fasilitas industri di wilayahnya dalam tiga serangan tadi malam.
Dia tidak menjelaskan secara rinci tentang target serangan atau kerusakan yang ditimbulkan, tapi kobaran api telah "dilokalisasi" dan pemeriksaan sedang dilakukan untuk mengetahui adanya korban jiwa.
Sumber: Reuters
Baca Juga: Diduga Lakukan Pengintaian, Diplomat Rusia Diusir dari Sejumlah Negara Uni Eropa
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Jatah WFH ASN Jogja Hari Rabu, Pemda DIY Tak Mau Jumat: Biar Nggak Bablas Liburan!
-
Berani Lawan Arus, Komunitas Petani Punk Gunungkidul Siap Manfaatkan AI untuk Sokong Program MBG
-
Holding UMi Tancap Gas: 34,5 Juta Debitur Terjangkau, 1,4 Juta Nasabah Naik Kelas
-
Geger Temuan Mayat dalam Mobil BRV di Sleman, Korban Sempat Hilang Kontak Selama Satu Bulan
-
Estimasi Kuliah Kedokteran UGM 2026 Tembus Ratusan Juta, Setara Harga Mobil SUV?