SuaraJogja.id - Menyemarakkan bulan Ramadhan 1443 H yang jatuh pada awal April 2022 mendatang, Pemda DI Yogyakarta akan membuka sejumlah event di Malioboro, Kota Jogja.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi. Hingga kini pihaknya tengah berdiskusi dengan seluruh pelaku usaha di Teras Malioboro 1 dan 2.
Menurut Siwi, sapaan akrabnya, beberapa masukan dari pedagang telah ditampung. Kegiatan itu antara lain, pertunjukan musik islami untuk ngabuburit, kemudian bazar diskon menjelang hari raya Idul Fitri.
"Minggu depan kita rumuskan. Sejauh ini kita tampung itu, masukan dan usulan dari para pelaku usaha. Kita kan harus mendiskusikan dulu, ya," kata Siwi dihubungi wartawan, Rabu (30/3/2022).
Menyusul dengan kasus harian Covid-19 di DIY, pihaknya masih menjalin koordinasi sengan Satgas Covid-19. Hal itu tak menutup kemungkinan dengan potensi lonjakan kasus di bulan Ramadhan ini.
"Terkait traffic, prokes, harus kita tata dulu, karena ini pasti beda dengan sebelum Covid-19, jangan sampai itu, terlalu penuh dan pengunjungnya ramau. Sudah ada catatan-catatan, apa yang harus kita lakukan," kata Siwi.
Ia pun berharap, deretan agenda Ramadhan yang disiapkan tersebut mampu mendongkrak perekonomian para pelaku usaha di Teras Malioboro. Sebab, seperti pengalaman terdahulu, banyak pedagang mengeluhkan penurunan omzet selama 2 bulan dipindah.
"Ini jadi komitmen kita bersama, bagaimana perekonomian bisa tetap bergeliat selama Ramadhan, karena kan selama puasa pengunjung berkurang, pasti beda," ujarnya.
Siwi menuturkan, pihaknya menyambut baik wacana pemerintah pusat yang mengizinkan mudik lebaran tahun ini. Dirinya meyakini, kebijakan tersebut dapat meningkatkan kunjungan ke Teras Malioboro.
Baca Juga: Beda dengan MUI Pusat, MUI Sumbar Minta Warung Makan Tutup di Siang Ramadhan
"Setelah dua tahun mudik dilarang, ini pasti berpengaruh. Maka dari itu, di sisi sarana-prasarana kita siapkan. Termasuk juga SDM-nya, kita jalin komunikasi terkait etika bisnisnya, ya, selalu kita ingatkan masalah itu," jelas dia.
Berita Terkait
-
Beda dengan MUI Pusat, MUI Sumbar Minta Warung Makan Tutup di Siang Ramadhan
-
Jadwal Sidang Isbat 2022 dan Daftar Semua Pihak yang Terlibat dalam Penentuan 1 Ramadhan 1443 Hijriah
-
Soal Gelaran Pasar Sore Ramadan, Wali Kota Jogja Tekankan pada Pembatasan Kerumunan
-
Viral Video Gerakan Membaca Al-Quran di Malioboro, Ini Tanggapan Tokoh Agama Islam di Yogyakarta
-
Kapan 1 Ramadhan 1443 Hijriah? Rukyatul Hilal di Sumsel Digelar 1 April 2022
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Pasca Ramai Dugaan Diskriminasi Siswa, Disdikpora DIY Wajibkan Sekolah Sediakan Ruang Belajar Agama
-
Usai Menang Praperadilan, Raudi Akmal Terlihat Langsung Turun ke Masyarakat
-
Kisah Rosidah di Sumenep, UMKM Gula Merah Tumbuh Pesat Setelah Memanfaatkan KUR BRI
-
Gawat! DIY Tak Punya Anggaran Dropping Air, Empat Kabupaten Sudah Alami Kekeringan
-
Tegas! 17 SPPG di DIY Ditutup, Buntut Kasus Keracunan hingga Masalah Izin