SuaraJogja.id - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan safari Ramadhan di Kota Jogja, Rabu (6/4/2022). Menjelang berbuka puasa, anak pertama Mantan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini ngabuburit di Masjid Jogokariyan, Mantrijeron, Kota Jogja.
Membuka sesi diskusi dengan jemaah yang sudah berkumpul sejak pukul 16.30 WIB, AHY ditodong pertanyaan oleh emak-emak bagaimana cara menangani ancaman dari negara asing dan komunisme yang ada di Indonesia saat ini.
"Upaya apa yang akan dilakukan oleh Mas Agus dengan keadaan negeri kita yang sudah semakin banyak komunisme yang masuk ke Indonesia ini. Saya doakan mas Agus bisa berjuang memberantasnya," ujar Ana Ariya yang mengaku dari Jakarta Timur dan pertama kalinya ke Masjid Jogokariyan, Rabu.
Merespon pertanyaan tersebut suami dari Annisa Pohan ini menilai bahwa maksud dari ibu-ibu itu lebih kepada ancaman yang bisa mengganggu kesatuan NKRI.
"Mungkin lebih tepatnya adanya ancaman terhadap ideologis yang dapat merongrong Pancasila, merongrong NKRI. Itulah mengapa pendidikan bagi anak-anak kita tetap mengedepankan karakter nasionalisme dan patriotisme," kata AHY.
Menurutnya dengan cara itu dapat mengokohkan jati diri bangsa meskipun perkembangan dunia menuju ke arah yang modern.
"Tetapi kalau spirit kita kokoh, mental kita disatukan dalam tujuan besar sesuai harapan founding father kita, insyaallah kita tetap utuh dan tidak terancam oleh ideologi seperti komunisme atau yang lain-lain. Harus kita waspadai," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa bangsa Indonesia tidak bisa menghindari ancaman-ancaman itu dan harus menghadapinya. Sehingga penanaman karakter bangsa Indonesia sangat penting.
"Pendidikan agama menjadi utama, sehingga masyarakat Indonesia semakin cerdas secara intelektual tapi karakter kepribadian, mentalnya juga hebat, unggul dan membumi pada jati diri bangsa," katanya.
Baca Juga: Kronologi Klitih di Gedongkuning Tewaskan Siswa SMA, Menu Buka Puasa Masjid Jogokariyan
AHY juga menyebut masyarakat juga harus berani berkorban untuk bangsanya. Menurut dia hal itu juga salah satu bagian dari iman.
"Tentu mencintai negara, berkorban terhadap negara ini merupakan bagian dari iman," katanya.
Kedatangan AHY disambut langsung oleh Ketua Dewan Syuro Takmir Masjid Jogokariyan, Ustaz M Jazir ASP. Dalam kesempatan itu, AHY juga diberikan buah tangan berupa songkok khas Jogokariyan, serta kain batik tulis.
AHY berbuka puasa di masjid setempat dan melaksanakan salat maghrib. Sekitar 35 menit berada di Masjid Jogokariyan AHY keluar dan melanjutkan agenda lain yang rencananya berdiskusi di Pendopo Lawas, Kota Jogja.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius
-
Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan
-
Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh