SuaraJogja.id - Seorang pria yang mengancam akan membunuh Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez divonis Pengadilan Negeri Spanyol tujuh tahun penjara pada Selasa (12/4/2022).
Manuel Murillo, 66, mengunggah pesan yang bernada ancaman terhadap Sanchez di media sosial.
Polisi kemudian menggerebek rumah Murillo dan menyita tujuh senjata api terlarang, termasuk satu senapan otomatis.
Pengadilan menetapkan bahwa Murillo memutuskan "solusi untuk menghasilkan perubahan dalam situasi politik Spanyol yakni menyebabkan kematian perdana menteri."
Baca Juga: Ditahan Selama 3 Hari, Mason Greenwood Kini Dibebaskan Polisi
Para hakim juga mengatakan bahwa "gudang senjata yang disita" adalah "persoalan yang mengindikasikan tingginya bahaya dalam keputusan yang diambil Murillo." [ANTARA]
Berita Terkait
-
Elon Musk Ngaku Dapat Ancaman Pembunuhan Setelah Pangkas Anggaran Pemerintah AS
-
PM Spanyol Pedro Sanchez Sebut Elon Musk Menebar Kebencian
-
Putin Khawatirkan Keselamatan Trump, Sebut Kampanye Pilpres AS Menjijikkan
-
Wapres Filipina Dituntut Ancaman Pembunuhan Presiden Marcos, Apa Motif Sebenarnya?
-
Ini Kata Departemen Kehakiman Filipina soal Ancaman Wapres Duterte ke Presiden Marcos
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Prabowo Didesak Rangkul Pengusaha, Tarif Trump 32 Persen Bisa Picu PHK Massal di Indonesia?
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan