- Mahasiswi berinisial AND dilecehkan dengan diremas payudaranya oleh pelaku APC (28) pada Jumat malam, 20 Februari 2026.
- Peristiwa pelecehan seksual jalanan tersebut terjadi di Jalan Raya Sanden, Bantul, saat korban pulang kuliah pukul 22.45 WIB.
- Pelaku APC berhasil ditangkap warga di wilayah Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) setelah korban meminta pertolongan.
SuaraJogja.id - Aksi pelecehan seksual jalanan menimpa seorang mahasiswi berinisial AND (20) di kawasan Jalan Raya Sanden, Srigading, Sanden, Kabupaten Bantul. Pelaku berhasil ditangkap usai kejar-kejaran dengan warga.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan peristiwa pelecehan seksual berupa begal payudara tersebut. Kejadian bermula ketika korban sedang dalam perjalanan pulang dari kampusnya pada Jumat (20/2/2026) malam sekitar pukul 22.45 WIB.
Saat itu korban pulang dengan mengendarai sepeda motor. Di tengah perjalanan, korban menyadari ada seorang pria pengendara motor matik hitam yang membuntutinya dari belakang.
"Pelapor merasa dikejar oleh pelaku menggunakan sepeda Motor Honda Beat warna hitam," kata Rita, dikonfirmasi, Minggu (22/2/2026).
Sesampainya di Jalan Samas, Dusun Srabahan, pelaku yang diketahui berinisial APC (28) itu memepet motor korban secara mendadak. Pelaku kemudian langsung melakukan tindakan asusila kepada korban.
"Pelapor dipepet oleh pelaku dari sebelah kiri menggunakan sepeda motor kemudian pelaku langsung meremas payudara pelapor dengan tangan kiri sebanyak satu kali," ungkapnya.
Seketika setelah melancarkan aksinya, pelaku langsung tancap gas melarikan diri ke arah selatan. Korban yang terkejut dan trauma langsung berhenti di pemukiman warga untuk meminta bantuan guna mengejar pelaku yang masih terpantau di jalanan.
Mendengar ciri-ciri yang disebutkan korban, sejumlah warga langsung bergerak melakukan pengejaran di sepanjang jalan menuju arah pantai. Pelaku akhirnya berhasil dipojokkan dan ditangkap oleh massa saat melintas di wilayah Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).
"Beberapa warga melakukan pengejaran hingga akhirnya pelaku berhasil di amankan di wilayah JJLS," tuturnya.
Baca Juga: Waktu Magrib di Jogja Hari Ini 20 Februari 2026: Jangan Sampai Salah Jadwal Buka Puasa!
Berdasarkan keterangan, pelaku merupakan warga Kemantren Gedongtengen, Kota Yogyakarta. Setelah ditangkap pelaku kemudian dibawa ke kantor polisi guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Terhadap pelaku diamankan oleh petugas di kantor kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut," tandasnya.
Pelaku terancam tindak pidana perbuatan cabul sebagaimana dimaksud pasal 6 c Undang-Undang No 12 tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual dan/atau pasal 414 b KUHP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Film Operasi Pesta Copet Soroti Kemiskinan Struktural di Balik Fenomena Kriminal
-
Garebeg Maulud 2026 Digelar Tertutup, Tradisi Rebutan Gunungan untuk Warga Dihapus
-
Kekhawatiran Kondisi 1998 Kembali Terjadi, Aktivis 98 Edy Khemod Sudah Tahu Ini Akan Terjadi
-
GEMPAR di Pasar Godean Dimeriahkan Tari Warok: Pengunjung Membludak, Omzet Pedagang Naik
-
Rekening Aktivis Diblokir, Bentuk Pola RepresiBaru Gerakan Rakyat