SuaraJogja.id - Nama Karna Wijaya mendadak menjadi sorotan publik usai banyak media memberitakan terkait seorang dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) berinisial KW yang diduga membagikan unggahan di akun Facebook-nya yang mana mengamini pemukulan terhadap Ade Armando saat unjuk rasa mahasiswa pada 11 April 2022 lalu.
Diduga sebagai seseorang berinisial KW yang menjadi sorotan publik akibat unggahannya tentang mengamini pemukulan terhadap Ade Armando, siapa sebenarnya Karna Wijaya itu?
Dilansir suarajogja.id dari situs acadstaff UGM dan UGM Press, berikut profil lengkap dari Karna Wijaya seorang dosen UGM yang diduga ungkap ejekan kepada Ade Armando.
Lahir di Jakarta, pada 7 Desember 1963, Karna Wijaya saat ini merupakan salah satu dosen tetap di Jurusan Kimia, FPMIPA, UGM.
Adapun bidang yang diampunya di Program Studi Kimia (S-1) antara lain Kimia Komputasi, Kimia Zat Padat, Kimia Kuantum, Kinetika Kimia, Keseimbangan Kimia, Material Polimer, dan Komposit.
Sementara di tingkat S-2, dia mengajar Sains Bahan dan Kimia Fisika Lanjut. Selain itu, dia mengajar juga di S-1 International Program dalam bidang Radiochemistry, Quantum Chemistry, dan Chemical Kinetics. Di tingkat S-3 dia mengajar Filsafat Ilmu dan Review Jurnal.
Selain menjadi dosen, saat ini Karna Wijaya menjabat sebagai guru besar FPMIPA, UGM, sejak tahun 2008.
Pria penyandang gelar profesor ini sempat mengenyam pendidikan S1 di Universitas yang kini menjadi tempatnya mengabdi sebagai dosen yakni di jurusan Kimia, UGM.
Setelah menamatkan kuliah S1, Karna Wijaya kemudian melanjutkan studi S2 nya di Waseda University pada tahun 1993. Tidak lama setelah itu, dirinya melanjutkan kuliah untuk mendapatkan gelar doktornya di Technische Univ Carolo Wilhelmina Braunschweig pada tahun 1999.
Sepak terjangnya di dunia pendidikan memang memang mumpuni. Selain aktif sebagai tenaga pengajar, Karna Wijaya pun aktif menulis buku dan melakukan banyak penelitian.
Bahkan berkat dedikasinya ini, membawa Karna Wijaya menjadi finalis dosen teladan nasional dan mendapatkan penghargaan terhadap kesetiaan pengabdian dari pemerintah RI.
Soroti Ade Armando
Berdasarkan dari unggahan akun Facebook Kajitow Elkayeni, Karna Wijaya bersama dengan istrinya disebut memiliki sebuah resto di daerah Ngaglik, Sleman, Yogyakarta.
Dalam unggahan yang sama, Kajitow Elkayeni juga mengungkapkan, baik Karna maupun istrinya pernah ungkap kebencian terkait dengan Ade Armando hingga Jokowi.
"Ia (istri Karna Wijaya) juga mendukung demo untuk menjungkalkan presiden. Kata menjungkalkan itu saya kutip dari komentarnya di media sosial," ungkap Katijow dikutip Senin (17/4/2022).
"Ia menyebut Ade Armando dengan sebutan tikus yang kemudian diralatnya menjadi babi," lanjutnya.
Sebelumnya saat dikonfirmasi kepada pihak UGM, yang bersangkutan akan dipanggil menghadap Rektor pada hari Senin (18/4/2022).
Selanjutnya pihak UGM akan menyerahkan permasalahan tersebut ke DKU.
Kontributor: Gita Putri Rahmawati
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
BRI Group Borong 4 Penghargaan Internasional Alpha Southeast Asia, Perkuat Posisi Pemimpin ESG
-
Prambanan Shiva Festival: Ketika 1.008 Dipa Menyatukan Spiritualitas, Budaya, dan Pariwisata Global
-
Siaga di Parangtritis, SAR Antisipasi Lonjakan Wisawatan Padusan Jelang Ramadan 2026
-
Prioritaskan Pedagang dari Warga Lokal, Ratusan Lapak Siap Meriahkan Kampung Ramadan Jogokariyan
-
37 Ribu Penonton Hadiri IHR Jateng Derby 2026, Musisi Ndarboy Kaget Karena Dua Hal Ini