SuaraJogja.id - Belakangan ini ramai berita mengenai Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri yang menyindir para ibu-ibu di luar sana yang dapat membeli baju untuk lebaran, tetapi masih ikut mengantre beli minyak goreng.
Narasi sindiran tersebut dirasa tidak pas sehingga membuat seorang warga Tiktok ini angkat bicara.
Warga Tiktok ini bernama Anifah Suryani. Ia merupakan salah seorang Tiktokers yang sering mengunggah konten video mengkritisi hal-hal yang berkaitan dengan pemerintah ataupun hal-hal lainnya.
Dalam video yang diunggah pada Jumat (22/04/2022) ini, Anifah turut mengkritisi narasi dari Presiden Indonesia ke-5 tersebut.
"Ada seseorang dari petinggi partai yang bilang,'Saya heran ibu-ibu berbondong-bondong beli baju baru dan sebagainya, tapi di sisi lain saya sedih. Mereka antre minyak goreng'," ucapnya di awal video.
Ia kemudian mengungkapkan bahwa banyak masyarakat yang ikut mengantre minyak goreng bukan hanya karena minyak goreng mahal, tetapi juga karena langka.
Anifah kemudian memberikan pendapatnya, jikalau baju lebaran bisa digunakan untuk jangka waktu yang lama. Berbeda dengan minyak goreng, yang bisa digunakan untuk jangka waktu yang lama.
"Beli baju lebaran pun masih bisa digunakan untuk satu bula, dua bulan, tiga bulan, satu tahun, dua tahun kemudian. Kalau beli minyak goreng kan gak bisa 1 liter buat satu tahun, dua tahun kemudian," ungkapnya.
Perempuan ini kemudian mempertanyakan mengapa sosok dari petinggi salah satu Parpol tersebut menyalahkan ibu-ibu. Ia mengungkapkan bahwa seharusnya yang harus disoroti adalah oknum yang membuat minyak goreng langka.
"Lagian heran ni, minyak goreng yang langka sehingga menyebabkan masyarakat harus mengantre untuk mendapatkan minyak goreng. Kok ibu-ibu yang disalahin. Itu biang keladinya coba ditengok. Jangan ibu-ibu terus yang dijadiaan bahan statement," terangnya dengan menggebu-gebu.
Pemilik akun @anifahsuryani ini kemudian mengungkapkan jika banyak ibu-ibu di luar sana yang membeli baju lebaran bertujuan untuk menyenangkan hati anak-anaknya.
"Lagian ibu-ibu, beli baju lebaran untuk menyenangkan anak-anaknya cuma setahun sekali," ucapnya.
Video yang viral ini telah ditonton sebanyak 530K kali dan mendapatkan sejumlah 65K suka.
Selain itu, banyak netizen yang ikut meramaikan kolom komentar dalam unggahan ini. Banyak dari mereka yang setuju dan merasa terwakili dengan narasi yang dikeluarkan oleh Anifah.
"mewakili banget yaah. emang heran sama si ibu yg satu itu hidup dia GK pernah ngerasain gimana rasanya bisa beli baju setahun sekali pas lebaran tuh," tulis netizen.
Tag
Berita Terkait
-
Megawati Protes Lagi: Ibu-ibu Bisa Beli Baju Lebaran tapi Bingung Beli Minyak Goreng, Langsung Dibalas Warganet
-
Sudah Ditolak Megawati, Jazilul PKB Tetap Ingin Terus Lanjutkan Wacana Penundaan Pemilu
-
Cerita Megawati Dipilih Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN Saat Liburan di Jepang
-
Emak-emak Beri Tanggapan Pedas Usai Disentil Megawati Soal Minyak Goreng dan Baju Lebaran, Publik: Terwakilkan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Dorong Ekonomi, Volume Transaksi Merchant BRI Raih Rp67,9 Triliun
-
Siswa Non Muslim di Jogja Diperlakukan Diskriminatif Saat Pelajaran Agama, Tak Punya Ruangan Tetap
-
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Ekonom Sebut Tekanan Rupiah Bakal Membesar
-
Sidang Praperadilan Memanas, Hakim Pertanyakan Dasar Kejari Tetapkan Raudi Akmal Tersangka
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara