SuaraJogja.id - Sebuah video yang menampilkan suasana makan bersama sekumpulan laki-laki yang diduga santri menarik perhatian publik baru-baru ini.
Sebuah cuplikan video yang diunggah ulang oleh akun instagram @fatka.indo ini telah ditonton lebih dari 720 ribu pengguna instagram.
Video tersebut menjadi viral lantaran banyak warganet yang menanggapi terkait cara menyajikan makanan kepada para santri yang dinilai terlalu ekstrem.
Adapun dalam video pendek tersebut, tampak sekumpulan laki-laki yang diduga santri duduk berjejer diatas lantai di sebuah ruangan.
Kemudian terlihat, salah seorang laki-laki membawa wadah besar atau baskom berwarna putih yang berisi makanan yang akan diberikan kepada santri tersebut.
Tampak laki-laki tersebut menaruh makanan yang sedikit berkuah tersebut langsung ke lantai tanpa alas.
Menariknya, para santri mulai melahap makanan tersebut seolah-olah hal tersebut sudah mejadi kebiasaan mereka.
Sontak peristwa tersebut menjadi sorotan publik hingga beragam komentar diberikan warganet atas video tersebut.
"Semoga besok-besok pake daun pisang murah meriah ngga perlu ngepel," tulis akun @mita_paramitaa.
Baca Juga: 5 Etika Makan Bersama Orang Lain, Wajib Catat!
"Astagfirullah miris aku liatnya, aku 6 tahun mondok di Jombang ngga ada cara makan kaya begitu," tulis @_dia****.
"Aku pernah sih jadi santri, tapi emang si alat (makan) seadanya susah dicari tapi sesusah susahnya pake kertas buku lah," komen akun @tam*****.
"Militer aja ngga gini-gini amat," tulis @nove*****.
"Di pondok yang gini udah biasa," tulis akun @za******.
Kontributor: Gita Putri Rahmawati
Berita Terkait
-
POPULER: Elektabilitas Puan Maharani Meroket, Pengikut Tri Suaka Merosot Tajam, Cara Sajikan Makanan Santri Jadi Sorotan
-
Viral Pesantren Diduga Tuang Makanan Langsung di Atas Lantai untuk Santri, Publik Geram: Tidak Manusiawi!
-
Viral Video Cara Sajikan Makanan untuk Para Santri Jadi Sorotan Publik: Ajaran Apalagi Ini Woi
-
Santri Ini Menangis Dijenguk Mamanya Usai 3 Tahun di Pesantren Tak Bertemu
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Dorong Ekonomi, Volume Transaksi Merchant BRI Raih Rp67,9 Triliun
-
Siswa Non Muslim di Jogja Diperlakukan Diskriminatif Saat Pelajaran Agama, Tak Punya Ruangan Tetap
-
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Ekonom Sebut Tekanan Rupiah Bakal Membesar
-
Sidang Praperadilan Memanas, Hakim Pertanyakan Dasar Kejari Tetapkan Raudi Akmal Tersangka
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara