SuaraJogja.id - Kepolisian Resor (Polres) Bantul menggelar operasi ketupat sampai Mei 2022 selama Hari Raya Idul Fitri. Tujuannya untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan hingga kepadatan lalu lintas.
Kapolres Bantul AKBP Ihsan menyampaikan, operasi ketupat merupakan antisipasi pengamanan baik saat takbiran dan lebaran.
"Tentunya ini sudah kami antisipasi dengan baik (takbiran dan lebaran). Salah satunya digelarnya operasi ketupat adalah dalam rangka pengamanan," ujar dia, Selasa (26/4/2022).
Menurutnya, Jalan Jalur Lingkar Selatan (JJLS) akan ditutup saat hari raya lebaran. Seperti diketahui, JJLS selama Bulan Ramadhan pun ditutup setiap akhir pekan.
"Jadi JJLS selama lebaran juga akan ditutup. Tidak hanya di hari sabtu dan minggu selama puasa saja ditutupnya," jelasnya.
Di sisi lain, kendaraan arus mudik yang melewati Bumi Projotamansari sudah terlihat asa peningkatan dibanding hari-hari sebelumnya. Namun, jumlah kendaraannya belum terlalu banyak.
"Memang sudah kelihatan ada kenaikan volume kendaraan tapi masih kecil skalanya," kata dia.
Peningkatan volume kendaraan mudik, ujarnya, ada di ruas Jalan Wates, Sedayu. Jalan ini adalah jalan utama yang menghubungkan Bantul dan Kulon Progo.
"Kemarin saya sudah cek sendiri ke pos pengamanan yang ada di sana, memang sudah ada peningkatan tapi masih wajar," tuturnya.
Baca Juga: Kecamatan Kemayoran Izinkan Warga Titip Kendaraan di Kantor-kantor Kelurahan
Ihwal kendaraan pemudik, dia tidak bisa menyebutkan berasal dari mana saja. Pasalnya, kendaraan-kendaraan itu berasal dari luar DIY.
"Kendaraan pemudik yang sudah melintas tentunya dari berbagai kode plat asal luar daerah. Bisa B ataupun BG dan sebagainya yang tentu memanfaatkan Jalur Wates maupun ring road selatan yang masuk Bantul," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Kecamatan Kemayoran Izinkan Warga Titip Kendaraan di Kantor-kantor Kelurahan
-
Jelang Lebaran, 37 Titik Ruas Jalur Mudik di Kabupaten Tangerang Telah Diperbaiki
-
Kendaraan Pemudik Terpantau Mulai Lalui Jalur Selatan Cianjur, Polisi Ingatkan Hal Ini
-
Membludak! Penumpang Bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan Naik 100 Persen
-
Begini Kondisi Arus Mudik Jalur Kalimalang-Bekasi pada H-6 Lebaran 2022
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
8 Fakta Dibalik Implementasi Pendidikan Khas Kejogjaan di Sekolah Yogyakarta
-
8 Fakta Pembacokan di Bantul: Pria Tewas Saat Tidur, Polisi Duga Pelaku Dua Orang
-
Dari Mangkrak Jadi Berkilau: Kisah Bangkitnya Hotel Mutiara Malioboro, Harapan Baru di Yogyakarta
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM