SuaraJogja.id - Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dituding menyebarkan berita hoax tentang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang bagi-bagikan kaos di bus kepada para pemudik yang hendak pulang ke kampung.
Sigit Widodo selaku juru bicara PSI dituduh sebarkan hoax tentang Anies Baswedan yang membagikan kaus di bus kepada para pemudik. Tuduhan tersebut lantas menjadi viral di Twitter.
Salah satu pengguna Twitter yang memberikan cuitan mengenai hal tersebut adalah akun dengan nama @ekowboy2. Dalam cuitannya dia menulis, “Jubir resmi PSI tercyduk sebarkan hoax & fitnah, yg dibagikan Anies paket kesehatan dari PMI DKI Atas tuduhannya bisa dijerat pasal penyebaran hoax yg menimbulkan keonaran dg ancaman 6th bui, tangkap sampah demokrasi!!”
Sontak postingan tersebut ramai dan dibanjiri komentar para netizen. Hampir semua komentar berisi kata-kata negatif dan nada ketidaksukaan akan sebaran hoax yang dilakukan oleh Sigit Widodo selaku juru bicara PSI.
“Kl bnr bagi2 kaos lu ributin itu presiden lo lempar2 kaos mulu.. Lu diem2 bae..” komentar seorang pengguna Twitter.
“Ketua partainya juga udah gila, ikut nyebar fitnah…,” tulis lainnya.
“Itu kebiasaan junjungan kamu, bukan kebiasaan #AniesBaswedan,” tambah seorang warganet.
“@PMI_DKI_Jakarta tolong dong responnya ini masa' kalian difitnah cebong diem saja,” pinta seorang netizen.
“Rendah sekali. Ini gerombolan kalian ya @grace_nat @Giring_Ganesha, dan @TsamaraDKI?” tanya netizen yang lain.
Baca Juga: Tinjau Terminal Kalideres Jakbar, Gubernur Anies: Pemudik Tak Sebanyak Sebelum Pandemi
Mendapati dirinya viral karena tudingan penyebaran hoax terhadap Anis Basweda, Sigit Widodo lantas buka suara.
Dia mengatakan bahwa dalam postingan tersebut sebenarnya hanya meminta klarifikasi apakah benar pak Anies mengetahui baju kampanye dirinya sebagai presiden dibagikan pada rombongan mudik gratis yang diadakan oleh Pemprov DKI.
Kontributor: Moh. Afaf El Kurniawan
Berita Terkait
-
Tinjau Terminal Kalideres Jakbar, Gubernur Anies: Pemudik Tak Sebanyak Sebelum Pandemi
-
Viral Pemuda Kata-katai Baliho Anies Orang Yaman di Surabaya, Warganet Minta Akun Instagramnya Pingin Silaturahmi
-
Dituduh Bagi Kaos Kampanye, Apa Isi Paket yang Dibagikan Anies Baswedan?
-
Survei Capres 2024: Prabowo Paling Unggul, Disusul Ganjar dan Anies Baswedan
-
Sederet Fakta Soal Peserta Mudik Gratis Pakai Kaus "Anies untuk Presiden" di Terminal Pulo Gebang
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK
-
RPH Giwangan Siapkan Kuota 465 Hewan Kurban, Pemkot Yogya Larang Keras Panitia Cuci Jeroan di Sungai
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Imigrasi Yogyakarta Kembali Gagalkan Keberangkatan 3 Pria Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural