SuaraJogja.id - Perayaan Hari Raya Idul Fitri tinggal menghitung hari. Masyarakat yang hidup di perantauan sudah mulai mempersiapkan diri untuk melakukan migrasi tahunan yang dikenal luas sebagai mudik.
Saat melakukan perjalanan mudik dengan menggunakan moda transportasi umum ataupun mobil pribadi, tak jarang sepeda motor Honda kesayangan akan ditinggal dalam waktu yang cukup lama. Untuk memastikan sepeda motor Honda tetap dalam kondisi prima saat akan digunakan setelah pulang dari kampung halaman.
Technical Training Coordinator Astra Motor Yogyakarta Danang Priyo Kumoro memaparkan agar menyimpan sepeda motor di tempat yang teduh. Simpan sepeda motor di tempat yang aman dari hujan dan panas sinar matahari langsung (dijemur).
"Kami rekomendasikan untuk menyimpan sepeda motor di dalam garasi atau ruang tertutup. Jika perlu tutup dengan kaver sepeda motor agar debu tidak menempel pada sepeda motor," ungkapnya, Jumat (29/4/2022).
Kedua, dirikan sepeda motor dengan standar ganda (main stand). Sedangkan untuk beberapa tipe motor sport yang tidak dilengkapi dengan standar ganda, lebih baik dirikan sepeda motor dengan paddock stand.
"Selain itu, kami merekomendasikan untuk memberi alas kayu, keset, atau karton pada permukaan ban yang menempel ke lantai. Karena ban yang bersentuhan langsung ke lantai akan lebih cepat kehilangan tekanan udara," jelasnya.
Ketiga, simpan sepeda motor dalam kondisi bersih dan kering. Sebelum meninggalkan sepeda motor untuk mudik, jangan lupa cuci dan keringkan hingga benar-benar bersih dan kering.
"Air yang tertinggal bisa memicu munculnya korosi atau karat serta noda bekas air di bagian badan sepeda motor," ujar dia.
Keempat, cabut aki sepeda motor jika mudik dalam waktu yang lama. Apabila memutuskan untuk mudik dalam jangka waktu yang cukup lama, lebih baik cabut aki sepeda motor.
Baca Juga: Viral Ultraman Ikut Mudik Naik Kapal Feri sambil Bawa Ember, Publik Heboh
"Jika tidak dicabut, aliran listrik dari aki akan terus mengalir ke berbagai komponen yang ada sehingga aki soak atau kehilangan daya," terang dia.
Kelima, isi BBM sampai penuh atau kuras sampai benar-benar kosong. Guna menghindari terjadinya kondensasi karena penguapan BBM, lebih baik isi tangki sepeda motor sampai penuh atau kuras hingga benar-benar kosong.
"Proses kondensasi yang terjadi bisa menjadi pemicu timbulnya karat pada tangki yang bisa berujung pada kebocoran," katanya.
Dalam kondisi tertentu, pilihan untuk mengosongkan tangki bahan bakar menjadi pilihan yang lebih menenangkan. Termasuk di dalamnya menjauhkan sepeda motor dari sumber listrik atau sumber api untuk meminimalisir resiko kebakaran.
Terakhir, pastikan sepeda motor terkunci dengan aman, saat akan meninggalkan sepeda motor untuk mudik, pastikan sepeda motor terkunci dengan aman. Beberapa produk sepeda motor Honda telah dilengkapi dengan Smart Key System yang terintegrasi dengan Immobilizer dan Anti Theft Alarm. Namun, tidak ada salahnya untuk memberikan kunci pengaman tambahan seperti kunci roda ataupun kunci rem cakram.
“Enam poin tersebut merupakan beberapa hal yang perlu diperhatikan saat meninggalkan sepeda motor untuk mudik. Harapannya pemilik sepeda motor Honda bisa tenang selama di kampung halaman dan sepeda motor tetap dalam kondisi prima saat akan digunakan kembali," katanya.
Berita Terkait
-
Viral Ultraman Ikut Mudik Naik Kapal Feri sambil Bawa Ember, Publik Heboh
-
3 Momen Random Pemudik Isi Kegabutan di Tengah Kemacetan, Kocak Abis!
-
Bagaimana Kepatuhan Masyarakat Terhadap Protokol Kesehatan Selama Mudik? Ini Kata PMI
-
Bobby Nasution Ingin Pelaksanaan Vaksinasi Booster Dipercepat
-
Akhirnya Mbak Lala Pengasuh Rafathar Bisa Mudik Lagi ke Lampung, Sempat Antre Panjang Mau Naik Kapal
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Waktu Berbuka Tiba! Cek Jadwal Magrib dan Doa Buka Puasa Ramadan 27 Februari 2026 di Jogja
-
Skandal Dana Hibah Pariwisata Sleman: Bawaslu Tegaskan 'Nihil Pelanggaran' di Pilkada 2020
-
Antisipasi Tren Kemunculan Gepeng Selama Ramadan, Satpol PP Kota Jogja Intensifkan Operasi
-
Kronologi Pemuda Nekat Tusuk Juru Parkir di Sleman, Tak Terima Ditegur?
-
6 Fakta Insiden Penganiayaan di Jalan Godean Sleman yang Viral di Media Sosial