SuaraJogja.id - Menjemur baju di halaman rumah sering dilakukan oleh masyarakat yang tinggal di kampung. Salah satunya seorang warganet ini yang kerap menjemur pakaian dengan pakaian yang terbalik. Kira-kira kenapa ya?
Berdasarkan video yang diunggah oleh akun @lubangkunci, terlihat seorang warganet yang tinggal di kampung sedang menjemur beberapa pakaian dijemur. Uniknya semua baju yang dijemur posisinya terbalik alias bagian dalamnya berada di luar.
Usut punya usut ada maksud tersendiri mengapa baju yang dijemur posisinya dibalik. Ternyata baju-baju yang dijemur berasal dari merek-merek terkenal. Misalnya Puma, Adidas, Converse, dan NB. Baju-baju yang harganya bisa mencapai ratusan ribu rupiah.
“Tutorial jemur pakaian di kampung,” ujar video tersebut.
Warganet langsung memberikan komentar atas video ini. Banyak warganet yang menilai kalau pakaian dengan merek-merek terkenal, kurang populer karena masyarakat di kampung dianggap tidak mengetahui merek tersebut.
“Mau Anda gantung merek Supreme, Gucci, Herman tetap gak ngaruh kalau di kampung, baju tetaplah baju,” ungkap warganet.
“Mau pamer mah sama orang kota, jangan di kampung. Mereka pahamnya sandang, pangan papan bukan gaya sama gengsi,” tutur warganet.
“Semahal apa pun baju yang lu pakai, gak ada artinya kalau di kampung. Mereka gak tahu tuh harganya. Paling mereka bilang itu pakaian harganya Rp 100 ribu dapat 3 baju,” kata warganet lain.
Video jemur pakaian di kampung mendapat 25 ribu likes, dan 1.463 komentar dari warganet di Instagram.
Baca Juga: Ucapkan Selamat Lebaran, Dandanan Nyentrik Agnez Mo Bikin Salfok
Kontributor SuaraJogja.id: Dinaroktarini
Berita Terkait
-
Curhat Emak Jemur Pakaian Dalam di Mobil, Wanita Ini Malah Kena Tegur Warganet: Bikin Malu Ibunya Sendiri
-
Viral! Kelakuan Emak-emak Numpang Jemur Pakaian di Pagar Rumah Mewah
-
Lagi Jemur Pakaian Pagi-pagi di Halaman Rumah, Nenek Jasuli Kalungnya Dijambret Orang
-
Kocak! Viral Video Pria Jemur Pakaian di Balkon, Endingnya Nyangkut di Tiang Listrik
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK
-
RPH Giwangan Siapkan Kuota 465 Hewan Kurban, Pemkot Yogya Larang Keras Panitia Cuci Jeroan di Sungai
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Imigrasi Yogyakarta Kembali Gagalkan Keberangkatan 3 Pria Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural