SuaraJogja.id - Untuk yang kesekian kalinya Pep Guardiola gagal bawa klubnya melangkah ke Final Liga Champions. Terbaru ia harus mengakui kehebatan lawannya Real Madrid di leg ke-2 semifinal Liga Champions 2022.
Real Madrid comeback atas tamunya Manchester City di Santiago Bernabeu pada Kamis (5/5/2022) dini hari. Los Galacticos berhasil rebut tiket final Liga Champions usai memastikan kemenangan 3-1 atas the Citizen dengan agregat gol 6-5.
Kekalahan atas Real Madrid menghentikan langkah Manchester City dan memupus harapan anak asuh Pep Guardiola untuk merengkuh gelar juara Liga Champions 2022.
Nama Pep Guardiola lantas menjadi sorotan publik, bukan karena permainan Manchester City yang jelek, melainkan konspirasi kutukan dari Afrika yang melekat dalam diri Pep Guardiola.
Nyaris usai mendapat kutukan tersebut, pelatih yang identik dengan kepala plontosnya seakan kesusahan dalam meraih piala Liga Champions. Terakhir Pep Guardiola merasakan gelar juara Liga Champions pada tahun 2011 saat masih tangani Barcelona.
Kegagalan ini mengingatkan kembali kutukan yang diberikan kepada Pep Guardiola oleh orang Afrika yang berisi tentang orang Afrika tidak akan pernah merestuinya untuk kembali meraih gelar juara Liga Champions.
Kutukan tersebut bukan tanpa alasan, Dimitri Seluk selaku agen Yaya Toure merasa geram usai pemainnya selalu dibangkucadangkan oleh Pep Guardiola pada musim-musim terakhir Yaya Toure di Manchester City.
Dimitri Seluk pun berucap sumpah dari saking kesalnya, ia bersumpah bahwa Pep Guardiola tak akan pernah merasakan lagi gelar juara Liga Champions bersama tim yang ia latih.
Terbukti, dari tahun 2012 ia tidak pernah berhasil merengkuh juara bersama Bayern Munchen. Capaian terbaik Pep Guardiola hanya finis di peringkat kedua usai kalah dari sesama tim Inggris, Chelsea, di final Liga Champions musim 2020/2021 saat menahkodai Manchester City.
Baca Juga: Real Madrid Hadapi Liverpool di Final Liga Champions, Ancelotti Sebut Seperti Laga Derbi
Kekalahan Manchester City atas Real Madrid menjadi pil pahit yang harus kembali ditelan oleh Pep Guardiola. Banyak yang berkonspirasi jika kegagalan Pep di Liga Champions tahun ini karena buntut dari kutukan orang Afrika kepadanya.
Seperti yang ditulis oleh akun Twitter @anasadani11, ia mengatakan bahwa “Pep Guardiola terkena kutukan dari Dukun Afrika.”
Kontributor: Moh. Afaf El Kurniawan
Berita Terkait
-
Real Madrid Hadapi Liverpool di Final Liga Champions, Ancelotti Sebut Seperti Laga Derbi
-
5 Hits Bola: 5 Pemain Timnas Indonesia U-23 yang Berpotensi Curi Perhatian di SEA Games 2021
-
Real Madrid Berhasil Comeback dan Pecundangi Manchester City, Publik: 2 Menit 2 Gol, Dramatis!
-
Gagal ke Final Liga Champions, Guardiola Akui Man City Tak Tampilkan Permainan Terbaiknya
-
7 Fakta Menarik Real Madrid ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Manchester City
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa
-
Menjemput Rezeki dari Balik Layar Gadget hingga Ujung Canting, Kisah Difabel Bertahan Hidup di Jogja
-
PORTA by Ambarrukmo Hadirkan Pameran Eksperimental Photography "Somewhere Blue" by Nia Nanoka
-
Dari Olahraga untuk Negeri, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia