SuaraJogja.id - Usai video miliknya viral, pria penumpang mobil Alphard yang memaki hingga mengeluarkan kata bernada kasar yang ditunjukan kepada aparat kepolisian yang bertugas di jalur mudik Tasikmalaya menuju Singaparna baru-baru ini telah memberikan klarifikasi.
Melalui video pendek yang diunggah oleh akun Instagram @fakta.indonesia, pria tersebut ditemani seorang laki-laki disampingnya, tampak memberikan klarifikasi dan meminta maaf atas tindakannya tersebut.
"Kami mohon maaf karena tadi ada miss komunikasi terkait pengalihan jalur, terus sedikit ada ketegangan" ucap pria tersebut dalam video yang diunggah pada Sabtu (7/5/2022).
"Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Terimakasih," tambahnya.
Adapun video tersebut telah ditonton lebih dari 500 ribu pengguna Instagram dan disukai sebanyak 27,7 ribu kali.
Menanggapi unggahan tersebut, beragam komentar diberikan oleh warganet.
"Pas marah nggak pake masker, pas minta maaf pake masker," sindir @ekanoid.
"Beli alpard dulu ah biar bisa maki aparat, kalopun ketangkep juga cuman disuruh minta maaf doang," komentar @denny.firgiawan.
"Kasian pak polisinya udah nggak mudik demi keselamatan kamu, malah kamu maki-maki," tulis @zamm_sky.
Baca Juga: Fakta Tentang Penumpang Alphard Maki Polisi di Ciawi Saat Arus Balik Lebaran
"Bikin ulah habis itu minta maaf, udah biasa," komentar @mj_javier_12.
"Sudah saya duga, ujung-ujungnya minta maaf. Kok mental tidak sesuai diawal bos. Haduh ngakak," ungkap @jekson_cruz.
"Sudah ku duga ending yang membagongkan," ungkap @om_eastmar.
Adapun sebelumnya, diketahui seorang pengendara mobil mewah Toyota Alphard tersebut terekam video memaki-maki aparat kepolisian yang tengah mengatur lalu lintas saat arus balik pemudik Idul Fitri 1443 Hijriah dan menjadi viral di media sosial.
Lelaki berbaju hitam tersebut berteriak-teriak menyebut polisi goblok saat sedang melintas di jalur Tasikmalaya menuju Singaparna, Gentong, Jawa Barat pada Jumat siang hingga tuai kecaman publik.
Kontributor SuaraJogja.id: Gita Putri Rahmawati
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Peringati 250 Tahun AS, Kedutaan Besar AS Gelar Pelatihan Jurnalisme Mobile di Yogyakarta
-
Jogja Laptop Festival 2026: Axioo Suguhkan Hype AMD X1 dan Pongo 535
-
Kejagung Bergerak, Seluruh Titik SPPG DIY Disisir Kejati
-
Kemenpar Dorong Penerbangan Langsung India-YIA, Bidik Kenaikan Wisatawan ke Yogyakarta
-
Anggaran MBG Dipangkas Rp94 Triliun, Bagaimana Nasib Ratusan SPPG di Jogja?