SuaraJogja.id - Viral video pasangan remaja diarak warga karena kepergok berzina di bulan Ramadhan. Salah satu akun Instagram yang mengunggah video tersebut adalah Lambe Turah.
Pasangan itu dipermalukan dengan diarak keliling kampung. Remaja pria dibiarkan telanjang dada, sementara perempuannya masih dibiarkan berpakaian lengkap.
Ada tulisan di papan yang terbuat dari kardus berbunyi "Saya berjinah di bulan Ramadhan" yang dikalungkan kepada dua remaja tersebut.
Setelah diarak, tampak pasangan itu membawa barang-barang seperti diusir dari kampung tersebut. Tak diketahui dari mana siapa yang mengunggah pertama video tersebut sampai viral. Wajah dua remaja itu bahkan tak disensor.
Pelat motor yang digunakan remaja itu juga tak disensor dan terlihat dari daerah 'A'. Hanya saja video viral warga mengarak pasangan ketahuan mesum itu justru menuai kontroversi. Ada yang sepakat dengan cara itu karena dianggap mampu bikin efek jera.
Namun tak sedikit yang mengecam karena belum tentu yang menghakimi dengan cara mempermalukan pasangan itu juga lebih baik.
"Pikirkan perasaan keluarga besar mereka, tinggal serahkan pihak berwajib," saran netizen.
"Fungsinya apa coba diaraka kayak gitu, bukannya membela, tapi masih ada cara lain kali, yang ikut ngarak juga belum tentu dia ga pernah melakukan hal yang sama, belum ketangkap basah aja kali," komentar netizen sinis.
"Yang Ngarak kemungkinan juga melakukan cuman tidak ketauan ekwk," celetuk yang lain.
Baca Juga: Viral Video Pasangan Muda-mudi Diarak Warga Jalan Kaki, Diduga Berzina di Bulan Ramadhan
"Menghakimi seseorang semaunya, mempermalukan orang juga seenaknya. Lagi marak main hakim sendiri sekarang, semoga ada hukuman biar gak seenaknya menghakimi orang lain," tambah lainnya.
Kontributor SuaraJogja.id: Tinwarotul Fatonah
Berita Terkait
-
Viral Video Pasangan Muda-mudi Diarak Warga Jalan Kaki, Diduga Berzina di Bulan Ramadhan
-
Viral Dua Sejoli Jalan Diarak Beramai-ramai, Diduga Usai Lakukan Zina saat Puasa, Banjir Kritikan
-
Megawati: Ramadhan Menempa Kita Jadi Pribadi Lebih Kuat, Tahan Penderitaan
-
Cerita Muslim di Rusia saat Ramadhan: Kesulitan Salat ke Masjid, Tradisi Perempuan Muda untuk Salat di Rumah
-
Suasana Kota Mekah yang Ramai di Hari-hari Terakhir Bulan Ramadhan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
BRI Perkuat Digitalisasi, Tebus Gadai di BRImo Dapat Cashback 10%
-
Tegaskan Indonesia Bukan Jalur Agresi, Pemerintah Didesak Tolak Akses Bebas Pesawat Militer AS
-
Jatah WFH ASN Jogja Hari Rabu, Pemda DIY Tak Mau Jumat: Biar Nggak Bablas Liburan!
-
Berani Lawan Arus, Komunitas Petani Punk Gunungkidul Siap Manfaatkan AI untuk Sokong Program MBG
-
Holding UMi Tancap Gas: 34,5 Juta Debitur Terjangkau, 1,4 Juta Nasabah Naik Kelas