SuaraJogja.id - Beredar narasi yang disampaikan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang meminta masyarakat untuk mengikhlaskan dana hajinya untuk digunakan sebagai biaya pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) adalah narasi yang hoaks dan tidak benar.
Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa kabar tersebut hanyalah hoaks dan tidak benar. Menteri Agama (Menag) tidak pernah memberikan statement tersebut. Karena Menteri Agama tidak memiliki wewenang dalam hal itu.
Pengelolaan keuangan haji yang dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) sudah diatur pada masa terakhir pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Undang-Undang No 34 Tahun 2014.
Klarifikasi dari Kemenag terkait narasi hoaks dana haji yang akan dialokasikan ke pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Nusantara mendapatkan perhatian lebih dari publik. Banyak netizen ikut memberikan komentar dan menyoroti banyaknya hoaks yang sering terjadi.
“Bagus, sudah ada Klarifikasi dari Kemenag bahwa "Screenshot Situs Berita Dana Haji utk IKN" itu HOAX Sebelumnya ada bbrp HOAX, a.l.: Statemen utk Jaga Masjid saat Ibadah Tarawih utk Cegah Radikalisme & Ketika Menag disebut minta Warga Hormati LGBT Kok banyak HOAX HOAX ya ? AMBYAR,” tulis mantan menpora, Roy Suryo.
“Meskipun kami cuma rakyat jelata namun kami masih punya otak buat mikir mana yg benar mana yg salah,” tulis akun Twitter @Cozilar_Cup.
“Hoax spt ini sering keluar karena pemerintah sering dituding tdk transparan dlm pengelolaan dana haji Selain itu sebelum ini jg muncul isu dana JHT akan digunakan untuk IKN,” tulis akun Twitter @yonowlah.
“Karna oh krna...hoax jg pernyataan yg bersangkutan,” tulis akun Twitter @RLuhungk.
“Kalo hoaks big data gimana mas? Aman2 aja?” tulis akun Twitter @kaumradikal1.
Baca Juga: Kemenag: Narasi Menag Yaqut Minta Dana Haji untuk IKN Hoaks dan Fitnah
“Semua terjebak pada berita HOAX, termasuk gembar-gembor RADIKALISME Hoax, jadi sumber segala sumber HOAX datang dari PENGUASA, kecuali LGBT/Laki Gagah Bini Tiga ini fakta,” tulis akun Twitter @TarunaAdjie1.
Kontributor: Moh. Afaf El Kurniawan
Berita Terkait
-
Kemenag: Narasi Menag Yaqut Minta Dana Haji untuk IKN Hoaks dan Fitnah
-
Ini Syarat PNS yang Bisa Beralih Menjadi Pegawai Otorita IKN
-
Daftar Susunan Tim Transisi IKN
-
Siapa Bambang Brodjonegoro? Eks Menristek yang Jadi Ketua Penasihat Tim Transisi IKN
-
Daftar Tugas Tim Transisi IKN yang Baru Dilantik, Ada 9 Poin Penting
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi