SuaraJogja.id - Ragil Mahardika kembali menuai sorotan publik setelah datang ke podcast Deddy Corbuzier, Close The Door beberapa waktu lalu. Dia blak-blakan membahas soal kehidupannya sebagai seorang gay yang masuk sebagai kelompok LGBT. Pria asal Medan ini bahkan sekarang sudah menikah dengan pria Jerman bernama Frederik Vollert.
Dalam podcast itu, Deddy tak hanya membahas soal kehidupan pribadi Ragil Mahardika dan pasangan sesama jenisnya. Namun lebih jauh soal fenomena LGBT di sekitar kita.
Imbasnya, mereka jadi gunjingan publik dan tak jarang juga menuai hujatan. Ragil sendiri menanggapinya dengan santai.
Dia tampak membuat sebuah postingan di akun Instagram pribadinya, @ragilmahardika. Dia mengunggah foto tengah berlibur di Nusa Penida Bali. Di captionnya, dia menjelaskan kalau tak perlu ada yang diklarifikasi.
Dia juga sudah terbuka dengan status dirinya seorang gay sejak lama. Bahkan dari 2018 kisahnya sebagai penyuka sesama jenis sudah viral.
"Hidupku sudah terbiasa dengan pro dan kontra. Silakan berkomentar. Silakan membuat video tentangku. Silakan tag akunku di manapun kalian mau," kata Ragil.
Kemudian Ragil memberikan pernyataan menohok soal kenyataan yang terjadi di sekitar kita kalau LGBT memang ada.
"Satu hal yang harus kalian ingat, Ragil gak cuma satu. Diluar sana masih banyak Ragil yang lain. Bahkan mungkin teman, sahabat, keluarga atau bahkan pasangan kalian (banyak lo yang menikah hanya untuk status palsu)," bebernya.
Jadi menurut Ragil, publik seharusnya tak bisa menghakimi bahkan menyelahkan.
Baca Juga: Deddy Corbuzier Ungkap Peran Gus Miftah usai Takedown Konten Ragil Mahardika: Contoh Guru Bijak!
"Kalian mau tutup mata silakan, tapi ingatlah di sekitar kalian ada kami yang hidup berdampingan dengan kalian semua. Suka atau tidak suka, kami ada," pungkasnya.
Di kolom komentar banyak fans Ragil Mahardika yang terlihat memberikan dukungan dan semangat. Meski beberapa tak mendukung LGBT juga.
"Basically, selama tidak mengganggu/mengusik individu terlepas dari apa yang ada, baik buruk, benar salah itu hak asasi manusia bang..bahkan manusia yang tidak mengenal siapa itu tuhan punya kesempatan yang sama," komentar netizen.
"Nggak mendukung dan ga menghujat apa yg dilakukannya biar lah dia yg jalani hidupnya. Diluar semua pro dan kontranya, aku kagum sma personality nya. Hebat, selalu bijak mengatasi setiap kegaduhan. Nggak pernah merasa paling tinggi, tetap down to earth. Setuju sma kata" (banyak yang menikah status palsu) faktanya di sekeliling kita mmg banyak," komentar netizen lain.
"Semangat kak, padahal sebelumnya om Deddy juga beberapa kali podcast tentang LGBT yang pasang cewek itu, tapi pada ga rame, mgkn karna kakak lagi viral jadi semua ikut-ikutan menghakimi," komentar netizen lainnya.
Kontributor SuaraJogja.id: Tinwarotul Fatonah
Berita Terkait
-
Deddy Corbuzier Ungkap Peran Gus Miftah usai Takedown Konten Ragil Mahardika: Contoh Guru Bijak!
-
Ini Maksud Deddy Corbuzier soal Pertanyaan Bisakah Menjadi Gay
-
Deddy Corbuzier Bantah Dukung LGBT, Ungkap Alasan Pilih Judul 'Tutorial Jadi Gay'
-
PA 212 Berencana Somasi Deddy Corbuzier Terkait Podcast Pasangan Gay, Novel: Bentuk Provokasi yang Bahayakan Bangsa
-
Gus Miftah Akhirnya Temukan Letak Kesalahan Deddy Corbuzier soal Konten LGBT
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Tuan Rumah JCWF & Munas DPP PUTRI 2026, Loman Park Hotel Dorong Sinergi Wellness-Pariwisata
-
Perempuan Tak Punya Pilihan Berhenti Haid, Pajak Pembalut 11 Persen Dinilai Nodai Keadilan Gender
-
Kota Jogja Vs Gunungkidul: Jarak Kualitas Hidup Ini Ternyata Masih Jauh!
-
Dinkes Sleman Catat 112 Kasus Leptospirosis hingga Oktober 2026, Dua Meninggal Dunia
-
BRI Hadirkan Keistimewaan Pendidikan Anak bagi Nasabah Private dan Prioritas