SuaraJogja.id - Menjadi salah satu hiburan yang disukai banyak orang, pasar malam hampir tidak pernah sepi pengunjung, khususnya saat setelah lebaran.
Selain menjadi salah satu destinasi malam yang menawarkan banyak wahana bermain, terdapat juga aneka jajanan dan pernak-pernik lain yang super lengkap dan pastinya murah.
Seperti dalam video yang diunggah akun Instagram @dolansumatra baru-baru ini yang memperlihatkan keramaian yang terjadi di sebuah pasar malam.
Diduga kejadian tersebut terjadi di sebuah pasar malam di Pematang Siantar, Medan, Sumatra Utara. Dalam video pendek tersebut, tampak ratusan orang memadati area pasar malam hingga terlihat seperti lautan manusia.
Sebagian besar pengunjung yang terdiri dari orang dewasa hingga anak-anak tersebut tampak tengah mengantre di depan salah satu wahana.
Mereka rela mengantre dan saling berdesakan untuk menaiki wahana kora-kora tersebut. Tampak beberapa anak-anak ikut berada di tengah-tengah ratusan pengunjung tersebut.
"Buset rame amat antrian naik wahana kora-kora di pasar malem," tulisnya dalam keterangan unggahan.
Sementara itu, wahana lain disekitarnya pun menampilkan kondisi yang tidak jauh berbeda.
Pada Rabu (11/5/2022) video viral ini telah disaksikan oleh 70,6 ribu pengguna Instagram dan mendapat hampir 2 ribu tanda suka.
Melihat video tersebut beragam rekasi diberikan warganet. Sebagian besar warganet heran lantaran orang-orang rela berdesakan demi naik wahana di pasar mala.
"Pulang aja bestie, nikmati secangkir kopi ddan kue lebaran yang tersisa. 7 hari lagi kembali dan tidak serame ini," tulis seorang warganet.
"Jangan sampai alesan untuk menyenangkan anak yah. Banyak pilihan yang lebih aman dan baik saudaraku," ungkap netizen lainnya.
"Nih mau healing malah pulang-pulang hilang nyawa," komentar warganet yang lain.
Sementara itu warganet lain tampak mengkhawatirkan keadaan anak-anak yang ikut berdesakan.
"Pulanglah kasihan anak-anak itu," tulis @newscorner.id.
Berita Terkait
-
Viral Video Bocah SD Baku Pukul di Sukabumi, Ada Dugaan untuk Konten Youtube, Polisi: Kita Periksa 4 Saksi
-
Konsep Acara Halalbihalal Kpopers di Pekalongan Tuai Pro Kontra Warganet
-
Cara Wali Kota Medan Bobby Nasution Cegah Penyebaran Hepatitis Misterius
-
Jalur Medan-Berastagi Sudah Bisa Dilalui, Sempat Macet Total Gegara Tiang Listrik dan Pohon Tumbang
-
Viral Pedagang Pecel Lele Bagi-bagi Uang dari Atas Masjid, Aksinya Picu Pro Kontra
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
YOGYAKOMTEK 2026 Resmi Dibuka, Pameran Komputer Terbesar di DIY
-
Honda DBL Jogja 2026 Dimulai: Sensasi Riding Test dan Peluang Bawa Pulang New Honda BeAT
-
Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan
-
Pestapora 2026 Siap Makin Meriah, BRImo Bawa Program Spesial
-
Cak Nun hingga Eross Sheila on 7, Jejak 77 Tahun MUHI Yogyakarta Diabadikan dalam Buku