SuaraJogja.id - Kematian jurnalis wanita Al Jazeera, Shireen Abu Akleh menjadi sorotan dunia saat penggerebekan di Jenin, Tepi Barat yang diduduki selama serangan Israel. Wartawati Palestina-Amerika itu tewas setelah mendapat luka tembakan.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan bahwa otoritas Israel harus bertanggung jawab penuh atas kematian wartawati veteran Shireen Abu Akleh.
"Kami tidak sudi melakukan investigasi gabungan dengan otoritas pendudukan Israel sebab mereka melakukan kejahatan dan karena kami tidak percaya pada mereka," kata Abbas saat upacara resmi mengenang Abu Akleh di Ramallah, dikutip dari Antara, Kamis (12/5/2022).
Dia menambahkan, bahwa Otoritas Palestina (PA) akan segera ke Mahkamah Pidana Internasional untuk mengejar para pelakunya.
Sementara Israel sendiri, sedang melakukan investigasi untuk mencari siapa pembunuh perempuan kelahiran Yerusalem tersebut.
Mereka berpendapat bahwa ada seorang pria bersenjata Palestina yang kemungkinan melepaskan tembakan brutal saat penggerebekan di Jenin, Tepi Barat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi