SuaraJogja.id - Viral video netizen yang menunjukkan kondisi banjir di Kota Semarang semakin parah. Dalam video yang kemudian diunggah akun @merapi_uncover ketinggian banjir sudah sampai dada orang dewasa.
Kondisi itu direkam pada hari Selasa (24/5/2022) sekitar pukul 7 pagi WIB. Banjir yang makin parah itu terjadi di area Pabrik Lamicitra Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.
Terdengar dari suara dalam video itu, seorang perempuan menunjukkan kondisi banjir parah itu. Terlihat beberapa pria di depannya mendorong motor yang hanya terlihat spionnya saja.
"Info hari ini guys, motor kelihatan spionnya saja," ucap perekam video yang kemudian menyarankan untuk pegawai pabrik lain mengambil kendaraannya.
"Infonya kalau nggak diambil tambah dalam [kondisi banjirnya]," bebernya.
Bahkan banjir sudah menyebar ke 30 titik di Kota Semarang menurut keterangan satpam yang ditemui perekam video.
Dia juga menyoroti teman perempuannya yang jalan di tengah banjir yang tingginya nyaris selehernya.
Si wanita itu pun menegaskan kalau memang banjirnya sedalam itu dan dia tidak bohong.
Sementara itu akun @merapi_uncover yang mengunggah video tersebut menyarankan untuk tetap waspada terhadap banjir yang semakin parah.
"Situasi saat ini di area pabrik lamicitra pelabuhan tanjung emas semarang. Ketinggian air masih setinggi dada orang dewasa dan sangat berbahaya. Dan saat ini sebagian buruh pekerja pabrik nekat untuk mengambil motor mereka walaupun air masih tinggi. Untuk dinas terkait terima kasih atas respon cepat. Tetap eling lan waspodo. 24/5/2022 pukul 07:00. Terima kasih," tulisnya pada Selasa (24/5/2022).
Akun tersebut juga memention beberapa pejabat penting di Semarang dan Jawa Tengah agar tahu situasi banjir makin parah. Termasuk akun Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.
Beberapa netizen yang dari Semarang terlihat ikutan curhat melihat video banjir di sana semakin parah.
"Kemarin parah min... Aku kerjo Ning Semarang," ungkap netizen.
"Air pasang laut sepanjang tahun semakin naik, ngeri," celetuk netizen lain.
Bahkan ada yang menyoroti karena adanya efek pemanasan global.
Berita Terkait
-
Semarang Banjir Rob, BMKG Prediksi Akan Terjadi Sampai Besok
-
Aneh Tapi Nyata, Perempuan Ini Mengenal Kekasihnya Lewat Mimpi
-
Semarang Dilanda Banjir, Netizen Ramai-ramai Sentil Ganjar
-
Banjir Rob Melanda Pantura, Ganjar: Saya Minta Siapkan Posko Darurat Lengkap, Segera Evakuasi
-
Banjir Rob Merendam Permukiman Warga Tuban, Ketinggian Air Capai Setengah Meter
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ASN Jogja Jangan Coba-coba Keluyuran Saat WFH, Absen Kini Dipelototi Pakai GPS!
-
Awas! Balita Paling Rentan, Dinkes Kota Jogja Catat 110 Kasus Pneumonia Awal 2026
-
Jangan Lewatkan! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Segera Dibagikan ke Pemegang Saham
-
Hujan Deras dan Jalan Licin, Mahasiswa di Sleman Alami Kecelakaan Tunggal hingga Masuk Jurang
-
Segini Biaya Kuliah Teknik UGM 2026, Bisa Tembus Rp30 Juta Lebih! Ini 7 Faktanya