SuaraJogja.id - Tingkah laku harus tetap dijaga di mana pun berada, termasuk di dalam bank. Jangan sampai tingkah laku kita malah membuat orang tidak senang, seperti yang dilakukan oleh seorang bapak yang viral di Instagram ini.
Ceritanya ada seorang bapak yang mengenakan sarung, memakai batik dan peci masuk ke dalam bank. Lalu ia menuju teller untuk menyetorkan uang yang tersimpan di dalam plastik merah. Uang tersebut diletakkan di atas meja dan menjadi tumpukan yang cukup tinggi.
Namun setelah menaruh semua uangnya, bapak ini melakukan aksi tidak terpuji. Dirinya melemparkan plastik tempat meletakkan uang ke meja dekat teller. Padahal sang teller sempat menahan untuk plastik yang dilemparnya itu, tetapi oknum bapak itu tetap melemparnya ke bawah.
Otomatis video bapak melempar plastik itu viral di Instagram. Banyak warganet yang merasa kesal karena tindakan bapak itu dinilai tidak sopan.
“Kok gak ada adabnya ya dia. Walaupun kaya apa gak bisa ngasih plastiknya dengan cara yang sopan,” tutur warganet.
“Kan plastiknya bisa dia bawa pulang sih tanpa harus dilempar ke mba tellernya. Attitude gak sih ini. Uang gak bisa beli attitude-nya. Mau gepokan segunung keliatannya, bad habbit aja kalau begitu. Jatuhnya kaya gak menghargai,” ungkap warganet.
“Kalau aku jadi mba-nya aku bakal bilang maaf pak kita hanya menerima transaksi uang disini, tidak menerima transaksi kantong plastik sambil lempar plastik kembali ke dia,” ucap warganet lain.
“Apa yang bisa dibanggakan orang seperti ini. Ngasih plastik aja dia kurang sopan,” jelas warganet.
“Niatnya pengen pamer tapi malah dihujat gara-gara melempar kantong plastiknya hahaha,” imbuh warganet.
Baca Juga: Bikin Geram Netizen Akibat Ucapan Tak Senonoh, Akun Instagram Yeremia Rambitan Lenyap
“Mungkin abis jual sawah itu. Biasalah makanya keliatan norak dari cara ngelempar plastiknya,” balas warganet.
“Yang tadinya saya suka, seketika hilang rasa karena adabnya yang kurang baik dari cara membuang kantong plastik,” tutur warganet.
“Mending duitnya dipake buat beli akhlak aja sih pak, kalau ada yang jual,” sindir warganet.
“Adab nomor 1. Kelakuannya tetap mencerminkan betapa miskinnya akhlaknya,” ucap warganet.
Hingga kini video viral yang diunggah oleh akun @viralges itu mendapatkan 36,2 ribu likes serta 1.886 komentar dari warganet.
Berita Terkait
-
Terlalu Semangat Main Kuda Lumping, Bapak Ini Malah Atraksi Jungkir Balik
-
Merasa Dilecehkan, Perempuan Labrak Bapak-bapak yang Colek Tubuhnya, Pelaku Malah Cengar-cengir
-
5 Fakta Pria Majalengka Ancam Ledakkan Bom di Bank, Pelaku Terjerat Hutang Rp20 Juta
-
Fisik Tak Sempurna, Bapak-bapak Ini Tetap Gigih Kerja Angkat Piring di Kondangan, Tuai Decak Kagum Warganet
-
Siapa Mimi Bayuh yang Dikabarkan Jadi Selingkuhan dengan Raffi Ahmad? Karyawan RANS, Mantan Pegawai Bank
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK
-
RPH Giwangan Siapkan Kuota 465 Hewan Kurban, Pemkot Yogya Larang Keras Panitia Cuci Jeroan di Sungai
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Imigrasi Yogyakarta Kembali Gagalkan Keberangkatan 3 Pria Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural