SuaraJogja.id - Polri menggelar acara puncak Festival Musik Bhayangkara 2022 di Monumen Serangan Umum 1 Maret Yogyakarta, Kamis (26/5/2022) malam.
Acara yang mengusung tema 'Setapak Perubahan, Pesan Cinta Untuk Indonesia' itu menyaring jumlah total 607 peserta yang mendaftar menjadi 10 finalis untuk memperebutkan hadiah uang tunai ratusan juta rupiah dan piala Kapolri.
Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan kegiatan ini diselenggarakan sebagai rangkaian dalam memperingati hari ulang tahun Bhayangkara ke 76. Sekaligus juga semakin membangun ruang-ruang demokrasi di antara masyarakat dan Polri.
"Tentunya dalam hal ini yang perlu saya sampaikan bahwa kami institusi polri berusaha untuk terus-menerus memperbaiki diri khususnya dalam membuka dan membangun ruang-ruang demokrasi," kata Listyo kepada awak media di Monumen Serangan Umum 1 Maret Yogyakarta, Kamis (26/5/2022) malam.
Disampaikan Listyo, sejak tahun lalu Polri sudah mencoba terus untuk memberikan ruang ekspresi bagi masyarakat. Di antaranya dengan membuka kegiatan lomba mural dan orasi.
Terkhusus kali ini dengan musik sendiri, kata Listyo, dapat digunakan sebagai ruang ekspresi. Mengingat tidak sedikit seniman-seniman besar yang menyampaikan ekspresinya melalui musik.
"Dan musik ini tentunya sesuatu yang sangat dahsyat dan bahkan mungkin ini juga dengan mudah bisa diserap dan juga mewakili apa yang dirasakan oleh masyarakat. Oleh karena itu tentunya akan lebih mudah sampai kepada para pemangku kebijakan," terangnya.
Listyo memastikan akan terus mendorong hal-hal serupa untuk lebih luas lagi di masa mendatang. Mengingat Indonesia akan mulai menghadapi situasi di tahun politik dalam beberapa waktu ke depan.
Ia juga membuka dengan lebar segala bentuk kritikan dan saran dari semua kalangan. Tidak hanya masyarakat melainkan hingga musisi jalanan dapat memberikan berbagai masukan kepada Polri.
Baca Juga: Petugas PJR Tol Pekanbaru-Dumai Tilang Truk Tanpa Penjelasan, Netizen Ramai Colek Kapolri
"Tentu terus kita harapkan untuk berekspresi, silakan untuk menyampaikan hal-hal khususnya buat kami Polri untuk bisa dikritik. Sehingga kita juga mendapatkan masukan-masukan untuk kita terus berbenah diri," ucapnya.
"Di sisi lain aspirasi tersebut sampai dan yang paling penting adalah bagaimana ke depan kita selalu menjaga persatuan dan kesatuan walaupun kita berbeda-beda. Karena itu adalah kemajemukan yang harus terus kita jaga," tegasnya.
Ditambahkan Listyo, Polri dalam hal ini akan selalu siap mengawal hingga mengamankan ruang-ruang demokrasi yang ada. Sekaligus akan terus-menerus harus diisi dan diekspresikan.
"Itu sebagai bentuk kritis kita, bentuk kepedulian kita, bentuk kecintaan kita terhadap masyarakat terhadap bangsa dan negara," tandasnya.
Acara penganugerahan juara terhadap 10 finalis Festival Musik Bhayangkara 2022 ini berlangsung meriah. Bahkan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo pun sempat menyumbang tiga buah lagu di atas panggung.
Berita Terkait
-
Ayo JelajaHIN Sanur Fest - Bali KemBali, Festival Musik, Budaya dan Industri UMKM Terbesar di Bali
-
Kapolri Ucapkan Rasa Terima Kasih ke Jokowi Lewat Cuitan soal Eskpor CPO, tapi Langsung Dihapus?
-
Inaya Wahid: Tipe Bapak Itu Bukan "Heh Inaya, Ini yang Harus Kamu Lakukan! Demokrasi Itu Begini-begini"
-
Krisdayanti Ungkap Alasan Temani Amora Tampil di Panggung Festival
-
Meraba Kontestasi Pemilu 2024, Pengamat Politik Sebut Jokowi Punya Pengaruh Kuat Menangkan Capres
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat