SuaraJogja.id - Peraturan parkir di setia area berbeda-beda. Salah satunya parkir di salah satu kampus di Tangerang Banten. Di kampus tersebut pemilik mobil yang melanggar peraturan parkir akan didenda jutaan rupiah oleh pihak kampus khususnya pengelola parkir.
Seperti yang diposting oleh akun @abouttngid. Akun tersebut memposting video seorang pria yang mobilnya di gembok di area parkir Universitas Pelita Harapan (UPH) Tangerang. Penyebab mobil digembok karena mobil melanggar peraturan karena posisi parkirnya salah.
Hasilnya mobil digembok dan tidak bisa dikendarai. Tampak di dalam video pria yang memiliki mobil pun merasa kalut dengan kejadian tersebut. Pasalnya dirinya sadar kalau untuk melepaskan gembok, ia harus merogoh kocek Rp2 juta sebagai biaya denda.
Uang jutaan rupiah tersebut diberikan ke pihak kampus khususnya pengelola parkir, untuk kemudian gemboknya dilepas dan dia pun diperbolehkan untuk keluar dari area parkir.
“Salah parkir denda Rp2 juta di UPH. Kalau mau lepas dan pulang musti ngasih Rp2 juta ke pihak parkir,” bunyi keterangan di dalam video.
Video seorang pria yang harus bayar denda Rp2 juta ini pun viral. Banyak komentar kocak dari warganet, tetapi ada juga yang berusaha memaklumi dengan besaran denda yang diberikan oleh pihak kampus.
Mengingat UPH merupakan salah satu kampus swasta, di mana banyak mahasiswa dari kalangan orang menengah ke atas yang kuliah di sana.
“Bayar parkir di TangCity aja kek gak ikhlas mahal banget. Lah ini 2 juta hahaha,” ujar warganet.
“Mending di derek Dishub. Cuma bayar 500 ribu malah pas pandemi jadi 250 ribu,” ungkap warganet.
Baca Juga: Marak Juru Parkir Liar di Pekanbaru, Dinas Perhubungan: Tak Pakai Atribut, Jangan Bayar!
“Kampus internasional boss menerapkan disiplin sangat tinggi,” ucap warganet.
“Ya kalau buat anak UPH mungkin itu uang jajan sehari,” kata warganet.
“2 juta mah buat UPH kecil lah. Itu harga outfitnya aja bisa puluhan sampai dengan ratusan juta. Tapi ini gak semua mahasiswanya yah,” balas warganet.
“Kayanya kawasan elit mungkin 2 juta kaya ngeluarin 2 ribu rupiah,” duga warganet.
“Buat mahasiswa UPH denda segitu, cuma uang jajan setengah hari doang hahaha,” imbuh warganet.
“Setelah baca komen dan tahu kalau ini UPH gw gak jadi kasihan,” tutur warganet.
Berita Terkait
-
Marak Juru Parkir Liar di Pekanbaru, Dinas Perhubungan: Tak Pakai Atribut, Jangan Bayar!
-
Viral di Medsos, Pelaku Jambret HP Emak-emak di Padang Ternyata Juru Parkir
-
Viral Cekcok Juru Parkir vs Pengendara di Pekanbaru, Sudah Izin tapi Mobil Ditendang
-
Razia Parkir Liar di Cimahi, Pria Sepuh Ini Protes Sampai Lempar Dompet, Petugas Derek Satu Mobil
-
Penjual Nekat Buka Lapak Meski Ada Mobil Parkir Blokir Jalan Trotoar, Publik Geleng-geleng Kepala: Salah Semua!
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Dana Desa 2026 Terancam Dipangkas, Pengembangan Koperasi Merah Putih di Bantul Terkatung-katung
-
Gengsi Maksimal, Dompet Santai! 4 Mobil Bekas Harga Rp60 Jutaan yang Bikin Melongo
-
Tak Kenal Pelapor, Muhammadiyah Minta Pandji Lebih Cermat dan Cek-Ricek Materi Stand Up
-
Trump Makin Dar-Der-Dor, Pakar Sebut Tatanan Dunia Terguncang, Picu Aksi Teroris
-
Kekecewaan Keluarga Diplomat Arya Daru usai Polisi Setop Penyelidikan, Ada Sederet Kejanggalan