SuaraJogja.id - Viral sebuah video di media sosial yang menunjukkan seorang remaja berlumuran lumpur diamankan warga. Dalam narasi video yang disampaikan, remaja tersebut adalah pelaku klitih di Jalan Parangtritis Km 17. Lantas video tersebut menyebar Sabtu (28/5/2022) malam.
Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Archye Nevadha menyatakan pihaknya berhasil mengungkap remaja yang ada di video tersebut. Pengungkapan dilakukan oleh jajaran Unit Reskrim Polsek Pundong bekerjasama dengan Sat Reskrim Polres Bantul.
"Keempat remaja tersebut diamankan usai video penangkapan salah satu remaja tersebut viral di media sosial," katanya dalam jumpa pers di Mapolres Bantul, Selasa (31/5/2022).
Adapun identitas empat remaja itu ialah AZDS alias DIO (18) pelajar asal Sitimulyo Piyungan, DAS alias PANCING (17) pelajar asal Banguntapan, RMR (18) asal Banguntapan, dan TPN (18) pelajar asal Potorono, Banguntapan. Mereka merupakan siswa salah satu SMK di wilayah Jogja.
"Keempat orang ini kami amankan usai melakukan penganiayaan terhadap dua pelajar lain yaitu EGS (17) dan OJP (16). Keduanya pelajar asal Kalurahan Triharjo, Kapanewon Pandak," ungkapnya.
Kata dia, penangkapan keempat remaja tersebut bermula ketika Sabtu malam sekira pukul 23.30 WIB di Jalan Parangtritis KM 18, tepatnya di Padukuhan Candi, Kalurahan Srihardono Kapanewon Pundong, dua orang pelajar telah dianiaya oleh kelompok pelaku.
Awalnya, korban EGS dan OJP pulang dari acara kumpul bareng teman di Angkringan Tembi, Kapanewon Sewon.
"Namun sebelum pulang ke rumah, kedua korban EGS dan OJP mengantar temannya pulang ke rumah di Dusun Mancingan, Parangtritis, Kretek," paparnya.
Setelah itu, korban EGS dan OJP bermaksud untuk langsung pulang menyusuri jalan Parangtritis. Sesampainya di Jalan Parangtritis KM 18, tepatnya Padukuhan Candi, kedua korban berpapasan dengan empat orang yang tidak dikenal.
Baca Juga: Terjun ke Embung saat Belajar Menyetir Mobil di Bantul, Satu Orang Meninggal Dunia
"Empat orang ini berboncengan mengendarai dua sepeda motor jenis matic. Keempat pelaku melaju ke selatan (arah Parangtritis)," ujarnya.
Setelah berpapasan kedua sepeda motor matic tersebut putar arah ke arah utara dan mengejar kedua korban. Usai terkejar kedua korban dipepet oleh dua sepeda motor matic tersebut.
"Satu sepeda motor matic memepet di sebelah kanan sedangkan satunya lagi memepet korban dari belakang," jelasnya.
Dalam posisi terpepet korban dilempar oleh DIO menggunakan botol bekas minuman keras sebanyak dua kali.
Lemparan pertama mengenai perut sebelah kanan OJP. Sedangkan lemparan botol bekas minuman keras yang kedua tidak mengenai namun jatuh di depan sepeda motor yang kedua korban kendarai.
Karena sepeda motor kedua korban terus dipepet oleh DIO dan PANCING kemudian sepeda motor kedua korban oleng. Pada saat sepeda motor kedua korban oleng pelaku PANCING menendang deck depan sebelah kanan sepeda motor yang dikendarai oleh kedua korban hingga terjatuh.
"Tak hanya itu, kedua korban juga didorong oleh pelaku PANCING masuk ke semak-semak," katanya.
Berita Terkait
-
Klitih: Bagaimana Pertikaian Pelajar Jadi Kejahatan Jalanan yang Berulang?
-
Sebar Hoaks Klitih, Dua Pemuda di Blitar Diamankan Polisi
-
Kejahatan Klitih Mulai Ditemukan di Balikpapan, Ancam Pengendara Lain dan Ojol
-
Ramai Video Pemuda Kejar Balik hingga Klitih Kabur Terbirit-birit, Warganet Malah Ngeri: Awas Jadi Tersangka
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Dukung Asta Cita, BRI Fokuskan KUR untuk Perkuat Sektor Riil
-
Gustan Ganda di Sidang Tipikor: Dana Hibah Pariwisata Bukan Strategi Pemenangan Pilkada Sleman 2020
-
UU Keistimewaan DIY Tinggal Cerita Sejarah, GKR Hemas Desak Masuk Pembelajaran Sekolah
-
PSIM Yogyakarta Lepas Kasim Botan, Manajer Tim Spill Pemain Asing Baru
-
Isu Reshuffle Kabinet Kian Menguat, Akademisi Nilai Menteri Sarat Kritik Layak Jadi Evaluasi