SuaraJogja.id - Jelang kompetisi AFC Futsal Championship 2022, Timnas Indonesia dikabarkan akan melakoni uji coba dengan tim-tim kuat Asia. Hal tersebut merupakan serangkaian persiapan skuad Garuda dalam menatap ajang AFC Futsal Championship yang akan beralngsung di Kuwait September mendatang.
Timnas Futsal Indonesia lolos AFC Futsal Championship 2022 bersama dua negara Asia Tenggara lainnya, Thailand dan Vietnam. Dalam ajang tersebut, anak asuh Mohammad Hashemzadeh berada di Grup D AFC Futsal Championship 2022 bersama raksasa Asia Iran, Lebanon, dan China Taipei.
"Saya pikir kita berada di grup yang berat karena kita berada di pot 4. Iran adalah juara Asia, Lebanon selalu berada di 8 besar, dan China Taipei menjadi lawan lainnya," Ungkap Mohammad Hashemzadeh.
Mohammad Hashemzadeh menganggap berada satu grup dengan Iran adalah sesuatu yang bagus bagi timnya. Karena hal ini akan meningkatkan kualitas anak asuhnya.
"Untuk tentang satu grup dengan Iran, saya harus katakan ini adalah pertandingan yang bagus, ini kita. Untuk meningkatkan kualitas, kita harus bermain dengan tim yang kuat. Dan saya berharap kami melakukan yang terbaik di AFC Futsal Championship," imbuhnya.
Dalam mempersiapkan skuad yang mempuni jelang AFC Futsal Championship 2022 di Kuwait, Ketua Federasi Futsal Indonesia Hary Tanoesoedibjo berencana mengajak Jepang, Uzbekistan, hingga Iran, menjadi lawan uji coba Timnas Futsal Indonesia.
Mendengar pernyataan Hary Tanoesoedibjo, netizen Indonesia langsung memberikan respon yang positif. Banyak dari mereka yang menyampaikan rasa kekagumannya kepada Hary Tanoe lantaran sikap kepemimpinannya dalam membangun Futsal Indonesia dibilang luar biasa.
"Salut buat ketum futsal, bener berani keluarin dana pribadi utk prestasi di organisasinya bukan sebaliknya, itu lah kalo ketum organisasi horangkaya, gak nyari duit dr organisasi tapi nyari prestasi & gengsi di organisasinya," ungkap salah seorang netizen.
"Meskipun mendapuk ke politik juga, tapi niat untuk memajukan Futsal Indonesia udah bagus dengan cara tak mengikut campurkan olahraga dan politik dari segi finansial," kata netizen yang lain.
Baca Juga: Satu Grup dengan Iran di AFC Futsal, Coach Mohammad Hashemzadeh: Bagus
"Ini hebatnya orang punya partai ngurus bola, bukan kebalik ,, orang ga tau bola sok ngurus bola tapi niatnya pengen ngurus partai," kata netizen lainnya.
"Keren nih futsal pengurus nya paham sama futsal aplagi ada atta juga nanti smoga aja bisa 5 besar masuk rank 5 besar di afc terus di fifa nya naik terus," kata netizen satunya.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Tag
Berita Terkait
-
Satu Grup dengan Iran di AFC Futsal, Coach Mohammad Hashemzadeh: Bagus
-
Evan Soumilena Belajar Kendalikan Emosi dari Pivot Andalan Thailand
-
Timnas Futsal Indonesia Diyakini Mampu Bersaing di Piala Asia Futsal 2022
-
Indonesia Masuk Pot 4 Undian Piala Asia Futsal 2022, Hashemzadeh: Kami Akan Coba yang Terbaik
-
Mohammad Hashemzadeh: Timnas Futsal Indonesia Berencana TC di Luar Negeri
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
Terkini
-
Soal Rehabilitasi Lahan Pascabencana di Sumatra, Kemenhut Butuh Waktu Lebih dari 5 Tahun
-
Rotasi Sejumlah Pejabat Utama di Polda DIY, Ini Daftarnya
-
Sampah Organik Milik Warga Kota Jogja Kini Diambil Petugas DLH, Simak Jadwalnya
-
DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
-
Dana Desa 2026 Terancam Dipangkas, Pengembangan Koperasi Merah Putih di Bantul Terkatung-katung