SuaraJogja.id - Salah satu akun di Twitter mengunggah potret kerumunan yang menginjak gamelan hingga membuat warganet geram.
Dalam foto yang diunggah ulang akun @Askrlfess di Twitter ini terlihat sebuah foto beberapa orang dalam kerumunan dan tengah menginjak alat musik gamelan tersebut untuk melihat sesuatu yang terjadi di depan kerumunan tersebut.
unggahan potret alat musik Gamelan yang diinjak-injak kerumunan orang dalam potret tersebut lantas viral dan membuat warganet geram. Tidak sedikit warganet yang menuliskan komentar dalam potret tersebut di Twitter.
“Apalagi gamelan kuburan aja diinjek. btw aku kecewa kenapa gamelannya diinjek, waktu aku sd aja dibilangin kalo ga boleh melangkahi gamelan kalo mau lewat, lewat pinggirnya aja,” tulis salah satu warganet.
“Sebagai keluarga yang punya usaha pengrajin gamelan, itu harganya mahal loh. Apalagi kalo bahannya tembaga, satu jenis itu bisa di atas 10 juta. Ini orang-orang gak ada anyg takut apa kalo itu alat gamelan suka ada "isinya". Jangankan di injek, mau ngangkat aja ada ritualnya dulu,” komentar warganet di Twitter.
“Hih greget pengen aku geser aja,” tulis komentar warganet di Twitter.
“Gila kalo ada di situ gua ngamuk biarpun gak pernah main gamelan, tapi dulu maen marching band, tau banget susahnya ngerawat alat, tau banget alat musik gak murah. Pokoknya harus ngehargain alat musik apapun itu, dan bener-bener dijaga sepenuh hati. Berani-beraninya ada yang nginjek begitu!,” tulis warganet di komentar.
Unggahan potret kerumunan orang menginjak gamelan ini lantas viral dan mendapatkan lebih dari 2,6 ribu retweets dan 25 ribu likes.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
-
Ubaid Berbagi Cerita Pengalaman Mistis saat Memerankan Penabuh Gamelan Film KKN di Desa Penari
-
Kisah Budi Suhartana, Istiqomah Lestarikan Gamelan di Tanah Jawa
-
Mengenal Bedug Kyai Wahyu Tengara Masjid Agung Solo, Berawal dari Tradisi Gamelan untuk Penanda Waktu Salat
-
Kisah Gamelan Pakurmatan Ki Ageng Pandan Arang: Dulu Dimainkan Setiap Jelang Ramadhan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Donny Warmerdam Dipastikan Masuk DSP PSIM Yogyakarta saat Hadapi Bali United
-
Warga Jogja War Penukaran Uang Baru, Rela Antre Online demi THR Lebaran
-
Diskresi atau Pidana? Saksi Ahli Buka Fakta Baru di Kasus Hibah Pariwisata Sleman
-
Waspada Link Undangan Palsu, APK Berbahaya Curi OTP dan Data
-
Singgung Prabowo Trah Sultan HB II, Tuntut Pengembalian Aset Jarahan Geger Sepehi 1812 dari Inggris