SuaraJogja.id - Banyak yang menyayangkan mengenai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tidak menjadi sponsor pada ajang Formula E di Jakarta E-Prix. Hal tersebut lantas menjadi pro kontra dan menimbulkan bentrok antar kubu di media sosial (medsos) Twitter.
Menurut Ercik Thohir, salah satu alasan BUMN tidak menjadi sponsor Formula E karena saat ini BUMN sudah berpartisipasi untuk menjadi sponsor di berbagai agenda, dari agenda G20 hingga gelaran lainnya.
Menaggapi pernyataan Menteri BUMN tersebut, dalam sebuah unggahan video yang beredar, ketua pelaksana Formula E Sahroni menatakan jika ini bukan persoalan uang, melainkan pride. Karena menurutnya, ajang ini bukan untuk Anies Baswedan atau Jakarta. Akan tetapi untuk Indonesia.
"Ini bukan masalah duit, ini masalah pride, untuk bahwa BUMN hadir di Formula E ini untuk Indonesia, bukan untuk Anies atau Jakarta, tapi untuk Indonesia," ungkap Syahroni.
Tidak menjadinya BUMN sebagai sponsor Formula E lantas menimbulkan pro kontra antar kubu di media sosial (medsos) Twitter.
"Saya harus jujur sampaikan, simpati saya pada Pak @erickthohir luntur seiring penolakan BUMN mendukung Formula E, ini bukti nyata bahwa negara ini dijalankan dengan cara personal subjektif dan Pak Erick bagian dari situasi yang tidak baik itu," ungkap salah seorang netizen.
"Terlalu kental nuansa politiknya daripada olahraganya (sports) Sampai sekarang, mana ada berita mengenai pembalap beserta team2nya Yg ada branding gubernur sama partai Fcuk lah, olahraga aja di politikin, gimana rakyat bisa dewasa dalam berpolitik," kata netizen yang lain.
"Erick Thohir Ungkap Alasan BUMN Tak Jadi Sponsor Formula E: "Kita Ada Event yang Sudah Ditugaskan” Hanya krn hasrat politik yg mengandung kebencian & kedengkian apapun akan dilakukan. Tdk ada kedewasaan berpolitik sm skali, inilah politik kekanak2an. Memalukan! " Kata netizen lainnya.
"BUMN mencoreng mukanya sendiri. Tanpa sponsor BUMN pun formula e Jkt tetap berjalan. Namun perilaku buruk ini akan dicatat sejarah. Bagai mangkir saat hajat keluarga… Anak Perusahaan Pertamina Batal Jadi Sponsor, Formula E Berjalan Tanpa Sokongan BUMN," kata netizen satunya.
Baca Juga: Anies Baswedan: Terima Kasih Semua yang Menguatkan, Kami Tidak Akan Berhenti di Sini
"Duit Pemda DKI habis Rp 750 miliar untuk Formula E. Event Formula E cuma sekian menit berlangsung besok di Ancol. Kini mereka ngamuk2 karena BUMN gak bisa jadi sponsor. Teriak negara gak mau bantu. Lha, emangnya ratusan miliar yang sudah keluar itu, duit bapak moyangmu?" Ujar netizen yang memberikan pembelaan kepada BUMN.
"Yg punya acara kalian, kalo ingin formula E sukses dan sangat ingin BUMN jadi sponsor knp kirim proposal baru bulan lalu? Jgn selalu orang lain yg disalahkan coba kalian introspeksi diri. Erick Thohir itu byk yg dia urus, BUMN itu jg bnyk aturannya bkn badan usaha milik nenek lu," bela netizen yang lain.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
-
Tes Jaringan 5G Indosat dan Tri di Formula E Jakarta, Seberapa Cepat?
-
Berapa Harta Kekayaan Ahmad Sahroni? Super Tajir sampai Borong Tiket Formula E Rp 1,2 M!
-
Pengusaha Asal Grobogan Joko Suranto Jadi Sponsor Formula E: Bawa Nama Indonesia!
-
Bangga Formula E Bisa Sukses Digelar di Indonesia, Mardani Ali Sera: Kerja Tim Besar, BUMN Gimana?
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Kejari Sleman Isyaratkan Segera Umumkan Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Heboh Kasus Hogi Minaya, Karena Bikin Dua Jambret di Sleman Tewas, Sri Sultan Angkat Bicara
-
Kawal Kasus Hogi, JPW Singgung Aturan KUHAP Baru dan Batas Waktu SKP2
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar Fun Kids Swimming Competition
-
Daya Beli Turun, UMKM Tertekan, Pariwisata Jogja Lesu, Pelaku Usaha Dipaksa Berhemat