SuaraJogja.id - Persija takluk dengan skor 1-2 dari klub Liga Super Malaysia, Sabah FC pada laga persahabatan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu.
Sabah FC unggul terlebih dahulu berkat gol Altemir Pessoa Neto, sebelum disamakan oleh Persija melalui Taufik Hidayat. Sabah FC mengunci kemenangan via Park Tae-sung.
Pada pertandingan tersebut, pelatih Persija Thomas Doll langsung menurunkan tiga pemain barunya sejak menit awal yaitu Hansamu Yama, Hanif Sjahbandi dan Ricky Cawor. Sisanya ada nama-nama seperti Riko Simanjuntak, Makan Konate, Ryuji Utomo dan Maman Abdurahman.
Dengan komposisi seperti itu, Persija harus melihat gawangnya kebobolan gol cepat dari penyerang Sabah FC Altemir Pessoa Neto pada menit keempat.
Skuad "Macan Kemayoran" pun berusaha mencari gol tambahan. Namun, percobaan tembakan oleh Riko Simanjuntak dan Hanif Sjahbandi tak menemui sasaran.
Pada menit ke-40, Ricky Cawor nyaris saja membobol gawang Sabah, tetapi sepakan jarak dekatnya dapat ditepis penjaga gawang Khairul Fahmi Che Mat. Skor 1-0 untuk keunggulan Sabah bertahan sampai laga memasuki masa jeda.
Usai turun minum, Persija yang mengganti nyaris seluruh pemainnya langsung tampil menggigit. Kesempatan didapatkan Resky Fandi dan Firza Andika pada sembilan menit awal babak kedua, tetapi lagi-lagi tak membahayakan gawang lawan.
Gol untuk "Macan Kemayoran" akhirnya datang pada menit ke-60. Taufik Hidayat, yang tampil dari bangku cadangan, mampu memanfaatkan kesalahan kiper Khairul Fahmi untuk membobol gawang Sabah FC.
Namun, kegembiraan sekitar 25.000 orang The Jakmania di stadion tak bertahan lama. Tiga menit setelah skor 1-1, Sabah FC berbalik memimpin, kali ini hasil sumbangan gol dari Park Tae-su.
Baca Juga: Mantan Pemain Inter Milan Bantu Thomas Doll Tukangi Persija Jakarta
Setelah itu, kedua tim berusaha menghadirkan gol tambahan, tapi kedudukan 2-1 untuk kemenangan Sabah FC tak berubah hingga laga tuntas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul