SuaraJogja.id - Tidak dibawanya Evan Dimas ke ajang Kualifikasi Piala Asia 2023 di Kuwait sempat mencuri perhatian publik lantaran sosoknya dinilai memiliki peran penting di skuad Garuda. Namun dari pihak PSSI memberikan keterangan jika Evan Dimas sedang dibekap cedera hamstring sehingga Shin Tae-yong memutuskan untuk tidak membawanya ke dalam skuada Kualifikasi Piala Asia 2023.
Seperti yang telah diketahui bersama, bahwa pemanggilan nama Evan Dimas ke Timnas Indonesia sebenarnya untuk proyeksi FIFA Matchday mengahadapi Bangladesh dan persiapan Kualifikasi Piala Asia 2023.
Di tengah kabar pencoretan Evan Dimas dari skuad Garuda lantaran cedera hamstring, tampak Evan Dimas memperkuat Arema FC saat melawan PSIS Semang. Evan dimasukkan pada pertengahan babak kedua.
Dalam laga tersebut Evan Dimas sengaja dibawa ke dalam rombongan tim Arema FC ke Semarang karena cederanya sudah memasuki tahap pemulihan atau melanjutkan otot pasca hamstring.
Dokter Tim Arema FC, Tri Wahyudi, memberikan keterangan tentang kondisi Evan Dimas. Menurutnya, Evan Dimas bisa diturunkan saat melawan PSIS meski tidak bisa bermain penuh 90 menit. Karena membutuhkan waktu yang bertahap bagi pemain untuk tampil penuh pasca alami cedera.
Mendapati Evan Dimas memperkuat Arema FC saat uji coba melawan PSIS Semarang, banyak netizen yang memberikan komentar mengenai Evan Dimas yang diturunkan dalam laga tersebut.
"Ada 2 alasan dari pendapat saya, mungkin dicoret karena mengalami cedera dan masa pemulihan bwt fit main dengan performa 100 % butuh waktu, ke-2 klo klub Indonesia mudah bgd pemain main klo masih tahan bru selesai cedera, coba liat argan di Tokyo Verdy baru pulih, Masih blom dimainkan sampe bener bener fit," ungkap salah seorang netizen.
"Berkaca pada Sea Games, hal diluar dugaan terjadi. Si pemain kekurangan. Nah.. saat kondisi Evan tidak 100% , maka sty lebih memilih memasukkan pemain lain untuk kuota tidak terbuang, Evan memang belum melakukan 100%. Evan belum dibawa. Tapi next kalau udah pulih pasti dibawa lah. INGAT!!! TIDAK ADA YG PERLU DIHUJAT DISINI. SEMUA MURNI PUNYA DASAR PERHITUNGAN MATANG. GA PERLU SALAHIN SANA SINI. BIASA AJA KOK INI," kata netizen yang lain.
"Mending dicoret sih ,daripada dibawa ga bisa dimainkan ,kita bisa ambil pelajaran sea games kemaren, contoh elkan baggot ada didalam Lis nama ,tapi ga bisa hadir (dimainkan),kan rugi kuota pemain ,mending dipanggil yang lain yang bisa kasih kontribusi untuk tim," kata netizen lainnya.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
-
4 Alasan Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Piala Asia 2023
-
Baru Ulang Tahun, Pemain Eropa Milik Timnas Malaysia Incar Lolos ke Piala Asia 2023
-
KBRI di Kuwait Beri Bantuan untuk Timnas Indonesia Hadapi Cuaca Panas Jelang Kualifikasi Piala Asia 2023
-
Egy Maulana dan Evan Dimas Cedera, Shin Tae-yong Bawa 23 Pemain ke Kuwait, Ini Daftarnya
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Pameran PASSAGE: Jembatan Seniman Yogyakarta Menuju Panggung Prancis
-
Ketika SD Negeri di Jogja Kekurangan Murid, Guru Patungan demi Tetap Bisa Bermimpi
-
Haedar Nashir: Tak Ada Kompromi bagi Pelaku Pelecehan Seksual di Kampus Muhammadiyah
-
Skandal Korupsi Beruntun, Muhammadiyah Desak Presiden Pimpin Perang Total, Tak Sekedar Ceramah
-
Diduga Jadi Korban Mafia Tanah, Warga Sleman Kaget Sertifikat Beralih Nama dan Jadi Agunan Bank