Pedagang merapikan cabai rawit merah yang dibeli pelanggannya di Pasar Jatinegara, Jakarta, Jumat (17/12/2021). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
"Tetapi produktivitas panen petani rendah, karena faktor cuaca," tuturnya.
Membenarkan apa yang diungkap Nia sebelumnya, Janu menyatakan banyak tanaman cabai di lahan saat ini terkena hama patek dan fusarium.
"Jadi membutuhkan perawatan ekstra," kata dia.
Janu menjelaskan, dalam 1.000 meter persegi lahan pertanian cabai, paling tidak bisa menghasilkan cabai sebanyak 5-10 Kg. Di Kapanewon Kalasan saat ini, sedikitnya ada sekitar 20-30 Hektare lahan yang ditanami cabai.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Harga Cabai Rawit Makin Pedas, Tembus Rp 40.000/Kg, Pegadang: Stok Minim di Petani
-
Harga Cabai Rawit Hingga Bawang Merah Siap-siap Meroket
-
Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit di Cianjur Semakin Pedas, Tembus Rp 60 Ribu per Kilogram
-
Harga Cabai Rawit Setan di Magelang Amblek, Petani: Aneh, Padahal Musim Susah Panen
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
YOGYAKOMTEK 2026 Resmi Dibuka, Pameran Komputer Terbesar di DIY
-
Honda DBL Jogja 2026 Dimulai: Sensasi Riding Test dan Peluang Bawa Pulang New Honda BeAT
-
Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan
-
Pestapora 2026 Siap Makin Meriah, BRImo Bawa Program Spesial
-
Cak Nun hingga Eross Sheila on 7, Jejak 77 Tahun MUHI Yogyakarta Diabadikan dalam Buku