SuaraJogja.id - Pada latihan perdana Timnas Indonesia jelang lawan Kuwait di Kualifikasi Piala Asia pada Rabu (8/6/2022), Shin Tae-yong memberikan nasehat kepada anak asuhnya. Pasalnya skuad Garuda tampak terlihat murung saat menjalani latihan.
Dalam unggahan video YouTube resmi PSSI, tampak Shin Tae-yong berusaha untuk memotivasi anak asuhnya yang terlihat murung saat latihan. Pelatih asal Korea Selatan tersebut meminta kepada Asnawi Mangkualam dkk. untuk berpikir ulang karena jauh-jauh naik pesawat tetapi malah menampakkan wajah murung.
“Kalian harus pikir baik-baik. Kita sudah jauh-jauh naik pesawat. Capek terbang, tetapi murung terus seperti ini,” ucap Shin Tae-yong kepada anak asuhnya.
Shin Tae-yong pun memotivasi anak asuhnya dengan mengatakan jika tidak ada yang bisa melarang timnya untuk menjadi juara grup di Kualifikasi Piala Asia. Menurutnya, jika Timnas Indonesia keluar sebagai juara grup, mereka akan pulang ke tanah air dengan senyum bahagia.
“Memangnya kita tak boleh peringkat satu di grup (kualifikasi)? Kalo kita peringkat satu, kita bisa pulang ke Indonesia dengan senyum bahagia,” lanjut Shin Tae-yong.
Pelatih yang berhasil mengalahkan Jerman di Piala Dunia bersama Timnas Korea Selatan tersebut juga menggambarkan situasi jika anak asuhnya gugur dan tidak bisa ikut Piala Asia.
“Bagaimana kalau kita gugur? Pasti akan menunduk dan lebih capek. Kalau kita pulang dalam kondisi seperti itu, pasti capek hati juga,” Imbuhnya.
Dalam video tersebut, Shin Tae-yong tidak menunjukkan wajah marah atau geram. Dirinya hanya ingin memberikan suntikan semangat kepada para pemain dan mampu untuk memotivasi diri sendiri. Karena itu akan sangat berpengaruh terhadap mental pemain saat pertandingan.
Mendapati video tersebut, banyak netizen yang juga memberikan motivasi dan dukungan kepada skuad Garuda pada ajang Kulaifikasi Piala Asia di Kuwait.
Baca Juga: Keteteran Pegang Timnas Senior, U-20 dan U23, Shin Tae-yong akan Difokuskan Tangani U-20
"Banggalah sama diri kalian. Kalian orang terpilih dari jutaan orang. Semua mata tertuju pada kalian dengan sejuta harapan," ungkap salah seorang netizen.
"Banggalah dengan dirimu sendiri yang sudah sampai titik mengikuti timnas... apakah masih kurang? masih banyak pemuda yang berkeinginan mengikuti timnas... yok yok jangan lupa bersyukur," kata netizen yang lain.
"Ini yang biasa bikin supporter jengkel gak sih? disaat kita udah semangatin merekanya udah pesimis duluan dan murung padahal belum main ayolah kalau gini duluan gimna nanti waktu udah main, bisa pasti bisa mikirin optimis dulu bestie!" kata netizen lainnya.
"Tolong PSSI untuk kedepanya cari TIMNAS yang benar-benar bersemangat membela Indonesia... perlakukan mereka dngan khusus.. dalam arti latihanya,, penampilanya,, watak dari pemain masing... dan jangan manjakan mereka dngan uang...!!!" kata netizen satunya.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
-
Kualifikasi Piala Asia 2023, Mochamad Iriawan Yakin Timnas Indonesia Menang Lawan Kuwait
-
Cuaca Jadi Kendala Timnas Indonesia di Kuwait, Mochamad Iriawan: Tetap Harus Dijalani
-
Prakiraan Susunan Pemain Timnas Kuwait Lawan Indonesia di Kualifikasi Piala Asia
-
Momen Timnas Indonesia Tumbangkan Kuwait pada 1980 Silam, Tak Pernah Terulang Lagi
-
Pelatih Kuwait Tak Akan Mainkan Pemain Inti, Peluang Timnas Indonesia Curi Poin?
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Menjemput Rezeki dari Balik Layar Gadget hingga Ujung Canting, Kisah Difabel Bertahan Hidup di Jogja
-
PORTA by Ambarrukmo Hadirkan Pameran Eksperimental Photography "Somewhere Blue" by Nia Nanoka
-
Dari Olahraga untuk Negeri, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana