SuaraJogja.id - Seorang ibu berinisial WSR (49) harus berurusan dengan polisi setelah kedapatan melakukan tindak pidana pencurian. Perempuan yang diketahui merupakan warga Bantul itu ditangkap setelah mencuri emas dan uang jutaan rupiah di Kulon Progo.
Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jeffry menuturkan pencurian itu terungkap setelah adanya laporan dari korban seorang warga di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo pada Senin (6/6/2022) kemarin. Peristiwa itu sendiri baru diketahui saat korban bangun tidur.
"Korban mendengar suara motor, lalu sekilas melihat ada motor yang keluar dari halaman rumah. Motornya matic warna merah ke arah timur," kata Jeffry saat dikonfirmasi awak media, Rabu (8/6/2022).
Merasa curiga, korban lantas mengecek lemari pakaian di dalam kamarnya. Benar saja, korban dikejutkan dengan kondisi berantakan dari lemari pakaian tersebut.
"Lemari pakaian korban sudah berantakan saat dicek. Selain itu ada emas dan uang yang ditotal Rp10 juta telah lenyap," ungkapnya.
Ia merinci sejumlah barang berhasil digondol oleh pelaku saat kejadian kemarin. Di antaranya 4 cincin emas seberat 10 gram, gelang emas seberat 3 gram senilai Rp5,9 juta, serta uang tunai sebanyak Rp4,5 juta.
Mendapat laporan tersebut jajaran kepolisian langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut. Dalam penyelidikan itu didapatkan informasi mengenai sepeda motor pelaku.
Dari penelusuran yang dilakukan pelaku diketahui berada daerah Sanden, Bantul. Dari informasi awal bahwa motor itu milik seorang atas nama KS sedangkan pelaku WRS adalah istrinya.
"Dari hasil interogasi terungkap bahwa yang melakukan tindak pidana pencurian tersebut adalah istri saudara KS, yang berinisial WSR," terangnya.
Baca Juga: Harga Daging Sapi di Kulon Progo Belum Terdampak Penyakit Mulut dan Kuku
Dari sana, polisi langsung mengamankan sejumlah barang bukti pencurian tersebut. Di antaranya sebuah sepeda motor dan uang hasil penjualan emas curian senilai Rp2 juta.
Dari hasil pemeriksaan lanjuta, kata Jeffry, WSR diketahui meripakan residivis. Pelaku diketahui juga pernah berurusan dengan polisi tepatnya di wilayah Sleman.
"Pelaku itu merupakan residivis. Dulu juga pernah terjerat kasus pencurian rumah di Sleman dan sekarang masih dalam pemeriksaan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Mencuri Mobil Milik Muridnya, Seorang Guru Spiritual Asal Pasuruan Diringkus Polisi
-
Niat Mau Silaturahmi, Guru Spiritual di Sukoharjo Malah Bawa Kabur Mobil Muridnya dan Dijual Rp15 Juta
-
Gegara Kunci Masih Menempel, Motor Mahasiswa di Gamping Raib Digondol Maling
-
Mirip Toko Emas Berjalan, Lelaki Ini Pakai 5 Kilogram Emas Sehari-hari
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara
-
Tukang Cukur hingga Warteg Kena Pajak, Sultan Sebut Seperti Zaman VOC
-
69 Kampus Eropa Hadir di Yogyakarta, Buka Informasi Studi dan Beasiswa
-
Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, JPW Ingatkan Masyarakat Sipil Tak Terdistraksi Isu Elit
-
Sri Sultan Sebut Penurunan Foto Wapres Gibran Tidak Pantas, DPRD DIY Ungkap Fakta Sebenarnya