SuaraJogja.id - Empat gerbong kereta yang tergelincir di Iran timur mengakibatkan 10 orang tewas dan belasan lainnya terluka, kata Gubernur Tabas Ali-Akbar Rahimi kepada IRNA, Rabu.
Menurut sebuah laporan oleh Organisasi Darurat, sekitar 12 orang yang terluka dirawat di rumah sakit, tetapi jumlah pasien rawat inap dapat meningkat karena tingkat keparahan insiden tersebut, ujar Rahimi.
Gubernur melanjutkan dengan mengatakan bahwa pekerja bantuan masih mencari semua gerbong untuk menemukan potensi korban terluka atau tewas.
Sebanyak 12 ambulans telah dikirim ke lokasi, sementara helikopter dari Yazd dan kereta api dari Tabas juga dikirim untuk membawa penumpang yang terluka ke Tabas dan Yazd.
Direktur Masyarakat Bulan Sabit Merah Khorasan Selatan Mohammad-Reza Rezaei mengatakan kereta penumpang itu tergelincir di dekat Stasiun Mazino pada pukul 05.30 waktu setempat.
Rezaei mencatat sejauh ini enam tim penyelamat dari Masyarakat Bulan Sabit Merah telah diberangkatkan ke lokasi.
Kantor hubungan masyarakat Kereta Api Republik Islam Iran mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa kereta penumpang bertabrakan dengan sebuah ekskavator dan keluar jalur.
Tabas terletak 270 kilometer sebelah barat Kota Birjand di Provinsi Khorasan Selatan, Iran barat.
Berita Terkait
-
8 Orang Luka-luka dalam Kecelakaan di Aceh Besar
-
Bukan Main! 6 Fakta Rekayasa Kecelakaan hingga Tenggelam Demi Klaim Asuransi Rp3 Miliar di Bekasi
-
Kendarai Sepeda Motor dengan Ugal-ugalan, Sejumlah Siswa Sekolah Ini Terlibat Kecelakaan Beruntun
-
Masyarakat Tenang, BPJAMSOSTEK Jamin Biaya Pengobatan Kecelakaan Kerja Tanpa Batas
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Pemkot Yogyakarta Bakal Sweeping Daycare Tak Berizin
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
BRILink Agen Mekaar Bertransformasi Jadi Motor Ekonomi dan Lifestyle Micro Provider
-
Berawal dari Ijazah Ditahan, Eks Karyawan Bongkar Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha