SuaraJogja.id - Dugaan asusila kembali menyeruak di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Gunungkidul. Setelah sebelumnya dua oknum ASN dari Dinas Pendidikan dan Dinas Pemuda dan Olahraga berselingkuh hingga punya anak, kini oknum ASN dari Dinas Kesehatan juga dikabarkan berselingkuh.
Bahkan oknum ASN yang berstatus dokter senior di salah satu RSUD di Gunungkidul ini digerebek saat berduaan bersama dengan suami orang di sebuah rumah. Yang melakukan penggerebekan tersebut justru istri sah dari lelaki yang bersama oknum dokter ini.
Oknum ASN tersebut adalah N, dokter yang berdomisili di Kapanewon Playen. Dokter yang berumur 41 tahun ini dikabarkan sudah menyandang status janda. Sementara lelaki yang dikabarkan menjadi teman mesranya adalah H (31) warga Gayam Sukoharjo Jawa Tengah.
Aksi penggerebekan sejoli ini terjadi Jumat (10/6/2022) siang kemarin. N (41), yang saat itu bersama H (31), digerebek istri sah H yang bernama P (39) di sebuah rumah di Padukuhan Gumawang Kalurahan Putat Kapanewon Patuk. Saat menggerebek suaminya, P juga dibantu warga setempat.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan penggerebekan itu sendiri bermula dari kecurigaan istri H, yang bernama P (39). Sebelum penggerebekan P sudah membuntuti suaminya H bersama N dari tempat kerja N.
P, sebenarnya sudah lama mencurigai suaminya, H memiliki hubungan spesial dengan N. Kecurigaan P semakin kuat karena sudah sebulan terakhir H tidak pulang ke rumahnya tanpa alasan yang jelas.
Karena ingin membuktikan kecurigaannya, Jumat pagi kemarin, P sengaja ingin mengintai aktivitas N di tempat kerjanya di RSUD. P memang sudah lama mengetahui identintas termasuk tempat kerja dari N.
Benar saja, P melihat suaminya H mengantar N ke RSUD tersebut menggunakan sebuah mobil. Tak berselang lama, N kembali ke mobil H dan keduanya meninggalkan tempat kerja N.
Tanpa sepengetahuan suaminya, P membuntuti keduanya.Hingga sampailah ke sebuah rumah di Dusun Gumawang Putat. P sempat menunggu beberapa saat untuk memastikan aktivitas yang dilakukan oleh suaminya di rumah tersebut.
Baca Juga: 5 Penyebab Putus Paling Menyakitkan, Masih Sayang tapi Harus Berpisah!
Setelah itu ia mendatangi tokoh masyarakat setempat. Mereka berkoordinasi dengan tokoh masyarakat lain untuk memastikan langkah yang akan diambil.
P bersama warga akhirnya menggerebek keduanya. Beredar kabar saat digerebek N sudah mengenakan daster. Hanya saja saat itu N sudah tidak mengenakan pakaian dalam lagi. P yang sudah terlanjur sakit hati lantas melaporkan keduanya ke Polsek Patuk.
Kapolsek Patuk Kompol Sumadi melalui Kanit Reskrim Polsek Patuk, Iptu Sony Yunianto ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan perselingkuhan tersebut. P melaporkan suaminya dan N atas dugaan perbuatan asusila.
"Betul, kemarin ada laporan (perselingkuhan) tersebut. Yang melaporkan P," kata dia.
Terpisah, salah seorang warga Gumawang W membenarkan adanya penggerebekan tersebut. W yang tinggal beberapa puluh meter dari lokasi rumah yang digerebek mengatakan penggrebrekan tersebut berlangsung selepas sholat Jumat.
"Yang nggerebek itu oleh istri sahnya dan disaksikan oleh warga. Peristiwa penggerebekan tersebut terjadi selepas sholat Jumat," ujar dia.
Berita Terkait
-
5 Penyebab Putus Paling Menyakitkan, Masih Sayang tapi Harus Berpisah!
-
Bawa Putrinya, Istri Labrak Dokter Selingkuhan Suami di Tempat Makan, Sang Anak: Tante Mana Papaku?
-
5 Fakta Perpisahan Shakira dan Gerard Pique, Rumor Perselingkuhan Beredar
-
Pilu! Pergoki Istri Tercinta Selingkuh, Lebih Miris 3 Putrinya Ternyata Bukan Anak Kandung
-
Selingkuh Sampai Punya Anak, 2 Oknum ASN di Gunungkidul Terancam Dipecat
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi