SuaraJogja.id - Masa kanak-kanak dianggap sebagai masa paling menyenangkan oleh sebagian besar orang. Sebab, pada masa tersebut lebih banyak dihabiskan untuk bermain bersama teman-teman sebaya dan melakukan hal menyenangkan tanpa perlu pusing memikirkan beban hidup.
Namun hal tersebut tampaknya tidak berlaku bagi seorang bocah perempuan asal Samarinda, Kalimantan Timur ini. Setiap harinya ia harus mengais rezeki dengan berjualan di lampu merah sebagai penjual asongan, alih-alih bermain dengan teman sebayanya.
Bahkan saat hujan deras tengah mengguyur Samarinda pada saat itu, bocah perempuan yang belum diketahui namanya tersebut tampak tetap menjajakan barang dagangan miliknya.
Momen ini dibagikan oleh sebuah akun Instagram @memomedsos yang sukses buat publik tersentuh hingga viral di media sosial.
"Anak ini tetap semangat jualan walau diguyur hujan deras," sebut caption yang tertulis dalam keterangan unggahan, dikutip SuaraJogja.id, Senin (13/6/2022).
Dalam keterangan unggahan juga menyebut, lokasi momen seorang bocah perempuan yang masih tetap berjualan meski hujan itu terjadi di Samarinda, Kalimantan Timur.
Dalam video yang diunggah, tampak seorang bocah perempuan mengenakan hijab berwarna gelap yang menutupi bagian kepalanya tengah berdiri di pinggir jalan.
Ia tampak membawa sebuah tas selempang kecil berwana hitan yang digunakan sebagai tempat untuk menyimpan uang ketika dagangannya yang laku terjual.
Dalam video juga terlihat lalu lintas tengah ramai. Banyak kedaraan baik roda dua maupun roda empat melintas dengan kecepatan sedang.
Baca Juga: Main Dokter-dokteran, Komentar Bocah Ini Bikin Ngakak
Sementara saat momen ini diambil cuaca sedang hujan deras. Tampak bocah perempuan tersebut memilih berdiri di bawah hujan sambil menjajakan barang dagangannya yang ada di tangan dia.
Ia berdiri tepat di bawah lampu lalu lintas sambil memapah sebuah wadah berisi sejumlah barang jualan yang tampak seperti beberapa bungkus kerupuk.
Baginya, bukan menjadi alasan untuk berhenti ketika hujan. Bocah perempuan tersebut tetap semangat berjualan dan tak memilih untuk berteduh.
Kendati demikian, bocah perempuann tersebut tampak sesekali menyembunyikan tanggannya yang kedinginan dibalik kerudung besarnya.
Sontak, dari unggahan video yang memperlihatkan perjuangan seorang bocah penjual cemilan tersebut, sukses menarik simpati publik sekaligus membuat terenyuh.
Warganet turut memberikan komentar atas video tersebut. Tak ketinggalan doa serta dukungan untuk bocah perempuan tersebut pun membanjiri kolom komentar.
Berita Terkait
-
Diguyur Hujan Deras, Beringin di Denggung Tumbang
-
Gagal Hentikan Hujan di Acara Konser, Roy Suryo Sebut Rara Pawang Hujan Palsu
-
Operasi Patuh Mahakam 2022 Digelar di Samarinda Selama 14 Hari
-
Main Dokter-dokteran, Komentar Bocah Ini Bikin Ngakak
-
Viral Video Seorang Wanita Pukul 2 Bocah Laki-laki, Warganet Bereaksi Keras
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Ibadah GMS di Bantul Dibubarkan Ormas, Polisi Turun Tangan, Begini Hasil Mediasinya
-
Penjualan Hewan Kurban Turun 10 Persen, Pedagang Pusing Harga Pakan Naik Jelang Idul Adha
-
Dugaan Korupsi Tiga Mantan Pengurus BUKP Tempel Sleman, Negara Rugi Rp2,1 Miliar
-
Siap Lari di Mandiri Jogja Marathon 2026? Marriott Yogyakarta Hadirkan Paket Race & Rest Bagi Pelari
-
Jalan Damai 57 Biksu Tembus Panas dan Luka, Yogyakarta Jadi Titik Istimewa Menuju Borobudur