SuaraJogja.id - Mematuhi peraturan lalu lintas adalah kewajiban bagi pengendara motor atau mobil. Tujuannya bukan cuma untuk menjaga ketertiban lalu lintas tetapi juga untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan diri sendiri serta orang lain.
Salah satu peraturan yang harus dipatuhi adalah jangan mengendarai sepeda motor atau mobil, di trotoar. Pasalnya trotoar merupakan jalan yang ditujukan untuk pejalan kaki yang melintas.
Sayangnya acapkali ada beberapa oknum pengendara sepeda motor yang nakal. Mereka tanpa ragu melewati trotoar supaya bisa menyalip kendaraan lain dan lebih cepat sampai tujuan. Namun, peristiwa pelanggaran lalu lintas ini memiliki akhir yang mengejutkan.
Seperti video yang diposting oleh akun @Buyungkiu. Akun tersebut memperlihatkan kerumunan sepeda motor yang nekat melewati trotoar jalan. Alasannya mungkin karena jalanan utama macet, sehingga memutuskan untuk melanggar lalu lintas dengan naik ke trotoar.
Akan tetapi, ending para pelanggar lalu lintas itu sangat mengejutkan. Bukannya mendapatkan jalanan yang lancar, mereka malah tersendat di trotoar jalan. Penyebabnya adalah, ada 2 perempuan pejalan kaki, yang memang semestinya berjalan di trotoar tersebut.
Meski ada banyak kendaraan di belakang, dua perempuan ini tetap tenang berjalan di trotoar, sehingga para pengendara ini tersendat karena memilih jalan yang tak seharusnya.
“Selamat pagi. Pelajaran berharga pemotor yang maksa naik ke trotoar,” cuit akun yang memposting video tersebut.
Video ini pun mendapatkan banyak komentar dari warganet. Mayoritas warganet memuji aksi dua perempuan itu, yang tetap berjalan di atas trotoar meski banyak motor di belakang mereka.
“Mantap jiwa itu mah. Cewek bener dan jagoan nilainya 10 atau sempurna. Harus ada lebih banyak lagi yang berani melawan orang yang merebut hak orang lain,” ujar warganet.
Baca Juga: Tak Ada Sanksi, 4 Fakta Polisi Larang Pengendara Motor Pakai Sandal Jepit
“Hebat. Dan para pejalan kaki pun bersikap santuy,” ucap warganet.
“Itu trotoar bukan untuk kendaraan. Kalau ada yang sampe klakson wah parah banget sih. Apalagi banyak pemotor sekarang yang tidak punya adab dan tidak tahu aturan,” ungkap warganet.
“Bagus setuju sekali itu biar pada kapok. Sudah tahu trotoar untuk pejalan kaki eh masih diserobot juga,” balas warganet.
Video viral ini sukses mendapatkan 1,3 juta views, 17,1 ribu retweet, 2081 tweet kutipan, 81,7 ribu likes dan banyak komentar dari warganet.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
-
Tak Ada Sanksi, 4 Fakta Polisi Larang Pengendara Motor Pakai Sandal Jepit
-
Kelompok Milenial Dukung Polri Terkait Larangan Pengendara Motor Pakai Sandal Jepit
-
Deretan Fakta Aturan Pengendara Sepeda Motor Dilarang Pakai Sandal Jepit
-
5 Fakta Isu Aturan Naik Motor Dilarang Pakai Sandal Jepit, Benarkah?
-
Kaki Perempuan Ini Belang karena Berkendara Siang Hari Tak Pakai Kaos Kaki, Netizen: Gosongnya 3 Jam, Hilangnya 3 Bulan
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dorong PMI Jadi Wirausaha Mandiri, BRI Hadirkan Pelatihan Bisnis dan Literasi Keuangan di Taiwan
-
Sentil Wacana Gaji Kepala Daerah Naik, JCW: Politik Mahal Tak Disentuh, Rakyat yang Menanggung
-
Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY
-
Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
-
Maestro Seni Rupa Nasirun Wafat, Rencana Pameran pun Batal