SuaraJogja.id - Sebuah kecelakaan tunggal kembali terjadi di wilayah Sleman. Kali ini sebuah truk pembaca kecap sachet terguling di Jalan Jogja - Solo tepatnya di wilayah Pedukuhan Mangunan, Kalurahan Tegaltirto, Kapanewon Berbah, Sleman, Jumat (17/6) kemarin.
Peristiwa itu dibenarkan oleh Kapolsek Berbah AKP Parliska Febrihanoto. Ia menyampaikan bahwa kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 18.45 WIB kemarin.
"Iya benar ada kecelakaan tunggal melibatkan truk di Jalan Jogja-Solo kemarin," ujar Parliska dikonfirmasi awak media, Sabtu (18/6/2022).
Diketahui, truk yang terguling itu bernomor polisi AA 1595 NK dan dikemudikan oleh Supriyono (44) warga Wurun, Kutoarjo, Purworejo, Jawa Tengah.
Parliska menjelaskan, peristiwa itu berawal ketika pengemudi memacu truknya melaju dari arah timur atau wilayah Prambanan menuju ke barat. Truk sendiri saat itu melaju dengan kecepatan sedang.
Namun sesampainya di lokasi kejadian truk mengalami pecah ban. Seketika truk mengalami oleng dan tak bisa dikendalikan oleh pengemudi hingga akhirnya terguling.
"Jadi saat melaju, tiba-tiba ban truk pecah, sehingga pengemudi truk tidak bisa mengendalikan kendaraannya hingga terguling," terangnya.
Disampaikan Parliska, ruas jalan sempat tertutup beberapa jam akibat tergulingnya truk tersebut. Sebab badan truk yang menutup hampir separuh jalan.
Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan tunggal ini. Sementara muatan berupa kecap sachet yang dibawa jatuh dan tercecer di jalan.
Baca Juga: Belum Ada Tersangka Kasus Kecelakaan Truk Menewaskan 4 Orang Warga di Jombang
"Untuk pengemudi truk tidak mengalami luka-luka. Kejadian ini sudah ditangani oleh lantas Polsek Berbah," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Belum Ada Tersangka Kasus Kecelakaan Truk Menewaskan 4 Orang Warga di Jombang
-
Pecah Ban, Truk Pengangut Air Galon Terguling di Sukoharjo, Sebabkan Kemacaten hingga 3 Kilometer
-
4 Orang Tewas dan 4 Lainnya Luka Dalam Kecelakaan Tragis Truk Tebu di Jombang
-
Video Viral Pemuda Kecelakaan Nyungsep ke Sawah, Bukannya Minta Tolong Warga Malah Tidur Pulas
-
Kecelakaan Mengerikan di Paluta, 2 Truk Terlibat Tabrakan, Satu Sopir Tewas
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Donny Warmerdam Dipastikan Masuk DSP PSIM Yogyakarta saat Hadapi Bali United
-
Warga Jogja War Penukaran Uang Baru, Rela Antre Online demi THR Lebaran
-
Diskresi atau Pidana? Saksi Ahli Buka Fakta Baru di Kasus Hibah Pariwisata Sleman
-
Waspada Link Undangan Palsu, APK Berbahaya Curi OTP dan Data
-
Singgung Prabowo Trah Sultan HB II, Tuntut Pengembalian Aset Jarahan Geger Sepehi 1812 dari Inggris