SuaraJogja.id - Pandemi Covid-19 membuat banyak pasangan suami istri menunda acara resepsi pernikahan. Lalu ada yang memutuskan untuk tidak menggelar resepsi, dan ada pula yang menggelar resepsi di tahun 2022 saat kasus Covid-19 mulai mereda.
Seperti yang diposting oleh akun Instagram @neymakeup. Akun tersebut memposting sebuah resepsi pernikahan pasangan suami istri. Kemudian di atas pelaminan terdapat seorang anak perempuan yang ikut memakai gaun pengantin.
Usut punya usut anak perempuan itu adalah anak dari pasangan suami istri tadi. Ternyata pasangan suami istri ini sudah menikah sejak tahun 2020 atau ketika pandemi Covid-19 terjadi. Sayangnya di tahun tersebut keduanya tidak bisa menggelar resepsi.
Mereka terhalang oleh peraturan pemerintah kalau itu, yang melarang adanya kerumunan termasuk pesta pernikahan untuk mengurangi penyebaran Covid-19. Akhirnya mereka memutuskan untuk menunda pernikahan.
Selang beberapa bulan menikah, mereka pun dikaruniai anak. Waktu pun berlalu sampai akhirnya anaknya besar berusia 1,5 tahun. Akhirnya di tahun 2022 atau ketika kasus Covid-19 mulai menurun, mereka pun memutuskan untuk melaksanakan resepsi pernikahan.
Dengan mengenakan gaun dan jas berwarna putih, mereka bersama anak perempuannya menggelar resepsi pernikahan. Acaranya meriah dan banyak tamu yang datang seiring pelonggaran peraturan pembatasan Covid-19.
“Di pelaminan bawa suami, istri dan anak. Semua karena pandemi. Resepsi tertunda lama sampai anak sudah 1,5 tahun,” tulis keterangan di video tersebut.
Video resepsi pernikahan, sampai membawa anak itu viral. Warganet yang menyaksikan video itu berkomentar memberikan berkomentar macam-macam mengenai kasus ini.
“Nanti gak bakalan nangis anaknya kenapa gak diajak pas nikah. Soalnya udah diajakin wkwkwk,” ujar warganet.
“Aman ini entar anaknya liat foto kawinan orang tuanya gak lagi nanya, kenapa aku gak diundang kenapa aku gak ada di foto itu,” tutur warganet.
“Ini buat bahan gibahan sekampung sekecamatan gak min? Kalau di daerah saya dibilang maksa banget mau resepsi biar dapet uang hajatannya,” komentar warganet.
“Beruntung sekali dedenya. Bisa datang ke pernikahan ayah sama bundanya sendiri,” ucap warganet.
“Bakal kaya aku nanti. Baby mau lahir bulan September, resepsi masih tahun depan,” jelas warganet.
“Anaknya anteng banget. Kalau anakku pasti sudah terbang lari-lari gak karuan. Narik-narik emaknya hahaha,” tutur warganet.
Video pernikahan yang membawa anaknya di pelaminan itu mendapatkan 18,7 ribu likes dan 363 komentar dari warganet.
Berita Terkait
-
Video Viral Lelaki Ini Bak Ksatria Kasih Sekuntum Bunga ke Cewek yang Baru Ijab Kabul dengan Suaminya
-
4 Tanda Pria Serius Ingin Menjadikanmu Istri, Pasanganmu Sudah Begini Belum?
-
Viral Video Pelaminan Ambruk Saat Akad Nikah, Netizen Curiga: Ini Pasti Doa Mantan yang Tersakiti
-
Viral Video Pelaminan Ambruk saat Akad, Warganet: Ini Pasti Doa Mantan
-
Kalah Main Game, Pengantin Pria Pukul Kepala Istrinya di Pelaminan, Publik Sampai Cuma Bisa Bengong
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning