SuaraJogja.id - Akun TikTok @utiiiii_21 membagikan momen saat sedang menyaksikan pementasan serta upacara Calonarang di Bali. Saat asyik menonton tiba-tiba ada watangan bangke matah atau orang yang sedang mati suri ditandu masuk ke panggung. Video tersebut sudah ditonton hingga lebih dari 3,6 juta kali.
“Lagi asik nonton tiba-tiba datang watangan bangke matah,” tulis @utiiiii_21 pada video yang ia unggah.
Pada video tersebut terlihat ada yang menggotong sosok manusia yang disebut sebagai watangan matah yang dibaringkan di atas tandu. Alunan gamelan Bali juga terdengar jelas dari video tersebut.
Video tersebut tidak banyak menjelaskan tentang situasi yang dimaksud. Itu sebabnya ada beberapa netizen yang meminta penjelasan di kolom komentar. Mereka penasaran dan ingin tahu situasi yang sebenarnya terjadi.
Baca Juga: Pemuda yang Bawa Kondom di Calonarang Haturkan Guru Piduka Dan Siap Tanggung Jawab Sekala Niskala
“Itu kenapa kak coba jelasin, soalnya nggak faham,” tulis @cycle.
Beberapa netizen yang memahami tradisi dan upacara Calonarang itu pun menjabarkan.
“Karena banyak yang belum paham jadi watangan matah itu adalah orang hidup yang jadi mayat. Bisa disebut kayak mati suri dan watangan matah ini biasanya digunakan saat upacara Calonarang,” tulis @xixixixiza mencoba menerangkan.
“Upacara ini sangat sakral di Bali karena ada salah satu tatanan upacara yang memanggil leak. Nah roh dari watangan matah yang digunakan untuk bertarung dengan leak tersebut jika rohnya menang maka roh akan dipanggil untuk kembali ke tubuh. Jika kalah maka orang yang mati suri akan meninggal beneran,” lanjut @xixixixiza.
“Maka dari itu ga sembarang orang bisa jadi watangan matah karena taruhannya nyawa dan saat upacara Calonarang diadakan para penonton tidak diperbolehkan pulang saat watangan matah sudah datang,” @xixixixiza meneruskan.
“Karena jika kita pulang duluan sebelum acara selesai kemungkinan akan ada yang tidak mengenakan atau bisa saja bertemu dengan leak karena saat watangan matah datang itu tandanya sudah ada pemangku yang memanggil leak untuk menghadiri upacara tersebut dan para penonton Calonarang sebenarnya bisa pulang sebelum watangan matah datang.”
Begitu penjelasan yang juga disukai oleh pemilik video asli. Para netizen tak sedikit yang mengaku ketakutan walau hal ini merupakan upacara, namun memang suasananya sakral.
"Aku nonton ogoh-ogoh aja kebayang-bayang sampai rumah takutnya. Apalagi kalau sampe nonton ini," ujar @apriliajujuk.
"Gua yang mau ke Bali jadi panik," ujar @riryama.
Kontributor : gabrella seilatuw
Berita Terkait
-
Bali United Incar 4 Pemain Timnas Indonesia yang Segera Habis Kontrak di Klub Luar Negeri
-
Media Malaysia: Jordi Amat Diincar 2 Klub Indonesia
-
Media Malaysia Ribut Pemain Keturunan Indonesia-Spanyol Diincar Persib Bandung dan Bali United
-
Tol di Sumatera, Kalimantan, dan Bali Dipadati Kendaraan! Ini Pemicunya
-
Apes, Dipakai Mudik Mobil Daihatsu Xenia Malah Rusak Kena Ledakan Balon Udara
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan
-
Puncak Arus Balik H+3 dan H+4, 350 Ribu Kendaraan Tinggalkan DIY
-
Gunung Merapi Masih Luncuran Ratusan Lava, Simak Aktivitas Terkini Sepekan Terakhir