SuaraJogja.id - Sebelum akhir ajaran sekolah, umumnya siswa akan menerima hasil dari pembelajaran sepanjang semester, termasuk anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah Taman Kanak-Kanak.
Namun sebelum itu, para siswa akan difoto untuk keperluan data diri dan rapor sekolah mereka masing-masing.
Sama halnya yang tengah dilakukan bocah TK satu ini yang tengah difoto untuk keperluan rapor sekolah. Namun aksinya malah bikin fotografer gregetan karena terus menerus berpose.
Dalam video yang diunggah akun @instapurbalingga di media sosial Instagram ini terlihat seorang bocah yang mengenakan seragam TK tengah di depan sebuah backdrop untuk pas foto.
Bocah tersebut didampingi gurunya agar proses mengarahkan melihat kamera dapat berjalan lancar.
Namun saat diarahkan bocah tersebut malah terus-terusan pose dan mengangkat dua jarinya dan diarahkan ke depan kamera.
Berkali-kali ibu gurunya menurunkan tangannya agar foto cepat diambil, namun saat akan dipotret bocah tersebut kembali mengangkat tangannya.
Aksi menggemaskan ini lantas bikin fotografer gregetan bahkan sampai ganti fotografer.
“Drama foto buat raport, sampe ganti fotografer anak lain cuma 2-3 kali jepret selesai,” bunyi caption dalam video singkat tersebut.
Unggahan video seorang bocah yang tidak bisa diarahkan untuk pas foto raport ini lantas viral dan mendapatkan berbagai komentar dari warganet.
“Ajaran emaknya tuh,” tulis salah satu warganet.
“Dicolong harusnya pas nurunin tangan. Motret bocah kudu di candid. Shutter harus on wkwkk,” komentar salah satu warganet.
“Harus sabar ya bunda-bunda,” tulis warganet di kolom komentar.
“Duh mana ade saya kalo diajak foto juga begini lagi,” komentar salah satu warganet di Instagram.
“Kalau kayak gini harus sabar,” tulis komentar warganet lainnya.
Berita Terkait
-
Bersiap Lakukan Sesi Pemotretan Pengantin, Fotografer Ini Tak Berkutik Saat Dihalangi Ras Terkuat di Bumi
-
Nyeleneh, Aksi Fotografer Ini Bikin Ibu-Ibu Pengajian Ketawa
-
Akses Jalan ke Tempat Sekolah Terputus karena Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Puluhan Anak TK Protes
-
Simpan Maksud Terselubung, Aksi Fotografer Hajatan Dekati Meja Prasmanan Jadi Sorotan
-
Bukan MC, Fotografer Ini Bikin Heboh Pegang Mic untuk Atur Foto Tamu Kondangan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Dorong Ekonomi, Volume Transaksi Merchant BRI Raih Rp67,9 Triliun
-
Siswa Non Muslim di Jogja Diperlakukan Diskriminatif Saat Pelajaran Agama, Tak Punya Ruangan Tetap
-
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Ekonom Sebut Tekanan Rupiah Bakal Membesar
-
Sidang Praperadilan Memanas, Hakim Pertanyakan Dasar Kejari Tetapkan Raudi Akmal Tersangka
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara