SuaraJogja.id - Kekasih Adilson Maringa, Gleycy Correia, meninggal dunia di usianya yang masih 27 tahun. Dikabarkan Gleycy Correia meninggal di rumah sakit setelah mengalami koma selama beberapa minggu usai menjalani operasi tonsilitis.
Dilaporkan jika mantan Miss Brazil Continentes United 2018 tersebut meninggal dunia di Rio de Janerio pada Senin (20/6/2022). Gleycy Correia dirawat di rumah sakit selama kurang lebih dua bulan.
Di tengah kesedihan yang mendalam, Adilson Maringa memutuskan untuk tetap di Arema FC dan tidak pulang ke Brazil untu mengikuti prosesi pemakaman sang kekasih. Sebab pemain yang saat ini berusia 31 tahun harus fokus membela Arema FC.
Diketahui jika saat ini Arema FC tengah mempersiapkan diri untuk mengarungi babak 8 besar Piala Presiden 2022 yang akan berlangsung pada Minggu (2/7/2022). Dengan demikian tenaga Adilson Maringa sangat dibutuh untuk menjaga gawang Arema FC dari kebobolan.
“Saya Tidak Akan Pulang, Saya Baru Datang Ke Sini, Saya Akan Tetap Di Indonesia Demi Arema. Sejujurnya Hati Saya Hancur, Tapi Ini Kehidupan Sepak Bola Saya. Sekarang Kalian Tahu Apa Yang Dirasakan Pemain Sepak Bola Seperti Saya. Tidak Mudah Menjalani Hidup Jauh Dari Orang-Orang Tercinta,” tutur Adilson Maringa.
Namun menariknya, Adilson Maringa dan Gleycy Correia mulai menjalani hubungan sejak Desember 2021. Selama tujuh bulan keduanya menjalani Long Distance Relationship (LDR). Jarak antara Indonesia ke Brazil sekitar 17.719 km.
Kiper Arema FC tersebut mengaku tidak memiliki foto bersama, sebab antara Adilson Maringa dan Gleycy Correia tidak pernah beretemu sebelumnya. Adilson mengaku jika selama ini komunikasi mereka hanya melalui media sosial (medsos).
“Kami Tidak Punya Foto Bersama, Karena Kami Belum Pernah Saling Bertemu, Hanya Lewat Internet,” ujar kiper Arema FC dengan nomor punggung 90 itu.
Dilansir laman resmi Arema FC, manajemen Arema turut mengucapkan duka cita atas meninggalnya kekasih Adilson Maringa, Gleycy Correia. Manajemen Singo Edan memberikan ucapan belasungkawa untuk menguatkan hati Maringa.
Baca Juga: Adilson Maringa Berduka, Kekasih Kiper Arema FC Dikabarkan Meninggal Dunia
"Kami turut berduka cita atas meninggalnya Gleycy Correia yang merupakan orang terdekat Maringa. Kami juga mendukung hati Maringa untuk tetap tegar," ungkap manajer tim Arema FC, Ali Rifki.
"Jadikan ini sebagai semangat untuk bangkit. Harus punya tekat kuat untuk memberikan yang terbaik bagi orang terkasih," Imbuhnya.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
-
Adilson Maringa Berduka, Kekasih Kiper Arema FC Dikabarkan Meninggal Dunia
-
Miss Brazil 2018 Gleycy Correia Meninggal Akibat Serangan Jantung
-
Kabar Duka, Kekasih Kiper Arema FC Adilson Maringa Meninggal
-
Persikabo 1973 Gagal ke Delapan Besar Piala Presiden, Djanur Soroti Konsentrasi Pemain
-
Arema FC Fokus Hadapi Perempatfinal Piala Presiden 2022
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Dana Desa 2026 Terancam Dipangkas, Pengembangan Koperasi Merah Putih di Bantul Terkatung-katung
-
Gengsi Maksimal, Dompet Santai! 4 Mobil Bekas Harga Rp60 Jutaan yang Bikin Melongo
-
Tak Kenal Pelapor, Muhammadiyah Minta Pandji Lebih Cermat dan Cek-Ricek Materi Stand Up
-
Trump Makin Dar-Der-Dor, Pakar Sebut Tatanan Dunia Terguncang, Picu Aksi Teroris
-
Kekecewaan Keluarga Diplomat Arya Daru usai Polisi Setop Penyelidikan, Ada Sederet Kejanggalan