SuaraJogja.id - Gelandang Serang Persebaya Surabaya, Marselino Ferdinan menjadi pemain tersibuk dibanding rekan lainnya dalam satu klub. Bukan tanpa alasan, Marselino kerap menerima panggilan untuk memperkuat tim Merah Putih di semua ajang, baik kelompok umur hingga senior.
Aji Santoso selaku pelatih Persebaya Surabaya memberikan tanggapannya terhadap anak asuhnya yang selalu mendapatkan panggilan dari Shin Tae-yong untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Menurut Aji Santoso, pihaknya selalu memberikan dukungan kepada Marselino Ferdinan setiap kali mendapatkan panggil dari Timnas, meskipun tenaganya sangat dibutuhkan di lini tengah Persebaya Surabaya.
"Marselino juga ada pemanggilan ke timnas, yang jelas kami tetap support. Mudah-mudahan di Timnas juga lebih bagus karena ini usianya (Timnas U-19) Marselino," ucap Aji Santoso.
Semenjak Marselino Ferdinan menerima panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia, lini tengah Bajul Ijo seolah kehilangan warnanya dalam setiap pertandingan yang dilakoni.
Karena tidak dapat dipungkiri, jika peran Marselino Ferdinan di lini tengah Persebaya Surabaya sangat penting. Pergerakannya kerap menyulitkan pertahanan lawan, bahkan dia kerap terlibat dalam porses terciptanya gol Persebaya Surabaya ke gawang lawan.
Namun berbeda dengan Aji Santoso, suporter fanatik Bajul Ijo, Bonek Mania memberikan sorotan khusus kepada PSSI karena kerap memanggil Marselino Ferdinan ke skuad Timnas Indonesia.
Bonek Mania menekankan jika terjadi sesuatu kepada bintang muda Persebaya Surabaya tersebut, PSSI harus bertanggung jawab dan tidak serta merta menyerahkan sepenuhnya kepada manajemen Persebaya.
Akan tetapi, di sisi lain, suporter setia Persebaya Surabaya tersebut tetap memberikan dukungan penuh kepada Marselino Ferdinan setiap mendapatkan panggilan dari Timnas Indonesia.
Baca Juga: Marselino Ferdinan Kalahkan Pemain Barca dalam Keterlibatannya Mencetak Gol
"Sudah terlanjut jasa Marselino dipakai hingga Timnas senior. Tapi jangan sampai cedera dan tidak bertanggungjawab lalu dilemparkan jadi bebannya Persebaya," tulis salah satu suporter Bonek membalas unggahan di Instagram @bolapersebaya.
"Diajar agenda timnas itu, nanti kalau cedera dibuang tanggung jawab, tapi tetap support yang terbaik buat Marselino," ungkap netizen yang lain.
"Timnas U19, Timnas U23, Timnas Senior, bermain reguler di Persebaya, Otw Timnas di Piala Asia 2023 Bak Pedri di Timnas Spanyol dan Fc Barcelona," ucap netizen lainnya.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
-
PSSI dan LaLiga Gelar Pertemuan Bahas Pengembangan Sepak Bola di Indonesia
-
Shin Tae-yong Incar Juara Piala AFF U-19, Media Vietnam: Timnas Indonesia U-19 Masuk Grup Sulit
-
5 Hits Bola: 5 Pemain Timnas Indonesia Berpostur Menjulang, dari Kakang Rudianto hingga Elkan Baggott
-
Sesumbar, Kapten Timnas Brunei Tebar Ancaman ke Indonesia Jelang Piala AFF U-19 2022
-
Viral! Shin Tae-yong Hentikan Latihan Timnas U-19 Saat Azan Berkumandang, Sikapnya Bikin Warganet Terharu
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
-
Listyo Diberhentikan, Suyudi Dilantik Prabowo Siang Ini Jadi Kapolri Baru Usai Disetujui DPR
-
Listyo Sigit Prabowo Segera Diganti, DPR Setujui Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
Terkini
-
DIY Masuk Periode Kekeringan Berkepanjangan, Tiga Kabupaten Dibayangi Kebakaran
-
Raih Ekstra 27.000 GarudaMiles dari Transaksi dengan BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas
-
Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan
-
Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang
-
Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja