SuaraJogja.id - Payung menjadi benda yang banyak dicari ketika hujan karena mampu melindungi tubuh dari guyuran hujan. Hanya saja jarang sekali ada yang membawa payung di tengah hujan dimana payungnya memiliki ukuran yang sangat besar.
Ukuran payung telah disesuaikan dengan postur tubuh manusia. Pada umumnya satu payung bisa dipakai untuk satu sampai dengan dua orang. Namun di media sosial baru-baru ini dihebohkan dengan aksi perempuan yang membawa payung unik.
Seperti video yang diunggah oleh akun Instagram @gelaktiktok, tampak dua orang perempuan yang membawa payung berukuran jumbo. Dua perempuan yang diduga sebagai ibu dan anak itu berjalan santai di tengah hujan karena membawa payung besar.
Diameter payung sangat besar sehingga membuat mereka terlindungi dari air hujan.
Sepintas dengan ukuran yang besar, pasti membuat mereka kesulitan untuk membawa payung itu.
Akan tetapi, dilihat dari video mereka tampak santai membawa payung besar itu bahkan payung hanya dipegang oleh salah satu dari mereka.
Bahkan saking besarnya, mungkin payung tersebut bisa dipakai oleh beberapa orang sekaligus. Bisa untuk 2 orang sampai 4 orang, karena ukurannya yang tidak biasa. Video perempuan yang membawa payung jumbo mendapat sorotan dari warganet.
Banyak yang merasa kalau mereka membutuhkan payung besar itu, untuk berbagai aktivitas mereka.
Sementara ada pula yang mengira kalau payung itu merupakan payung yang kerap dipakai oleh pedagang untuk menutup gerobak tempat mereka berjualan.
Baca Juga: Dekor Nikahan Terendam Banjir, Warganet: Lupa Enggak Panggil Pawang Hujan
Ada pula yang bertanya bagaimana jadinya kalau terjadi hujan angin, karena payung tersebut bisa terbawa angin dan membahayakan dua perempuan itu.
“Kayanya butuh payung ini. Lumayan itu buat sekeluarga,” tutur warganet.
“Kalau kena angin kencang langsung mereka langsung terbang ke Mars hahaha,” canda warganet.
“Pantesan payung gerobak hilang huhuhu,” imbuh warganet.
“Kalau ada angin kencang itu bagaimana,” balas warganet.
“Payungnya asik nih kalau dibawa ke kampus,” saran warganet.
Berita Terkait
-
Ganjar Ungkap Hubungannya dengan Bambang Pacul: Seperti Ramalan Cuaca, Kadang Panas, Kadang Hujan
-
Siap-Siap Bawa Payung, Lampung Bakal Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Hari Ini
-
Tertipu Beli Mobil Secara Online, Atlet Terjun Payung Naila Novaranti Rugi Rp 323 Juta
-
Mengenal Budaya Payung di Jepang, Bisa Menjadi Barang Milik Bersama jika Diperlakukan Seperti Ini
-
Hindari Paparazzi, Shah Rukh Khan Sigap Tutupi Wajahnya Pakai Payung Hitam
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Piala Paku Alam 2026 Bangkitkan Tradisi Pacuan Kuda dengan Balutan Karnaval dan Hiburan Keluarga
-
Fete de la Musique 2026 Digelar di Yogyakarta, 5 Musisi Lokal Meriahkan Kolaborasi Indonesia-Prancis
-
Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri
-
Diguyur Hujan, Ratusan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Gejayan Gelar Seruan Bersama
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Akan Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval